Ketum PSSI, Erick Thohir masuk dalam peringkat teratas sebagai calon wakil presiden atau cawapres. Hal itu merupakan hasil survei yang digelar ole Indikator Politik Indonesia.
Indikator Politik Indonesia sendiri melakukannya pada simulasi 23 nama. Nama Erick mengalahkan tokoh lainnya, seperti Sandiaga Uno, Ridwan Kamil dan juga AHY.
"Kita melakukan pada simulasi semi terbuka terhadap 23 nama. Erick mendapat angka sekitar 18,5 persen paling tinggi dibanding Ridwan Kamil (6,9 persen), Sandiaga Uno (11,8 persen). Sementara AHY (11,4 persen)," ujar Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, dikutip Minggu (23/7/2023).
Survei 23 nama sendiri digelar pada 20-24 Juni 2023, dengan responden berjumlah 1.220 orang. Tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.
Burhanuddin juga membandingkan dengan simulasi lima nama. Menteri BUMN ini berada di peringkat pertama dengan dukungan suara mencapai 22,9 persen. Ridwan Kamil 20,1 persen dan Sandiaga Uno 17,5 persen.
Dari hasil tersebut, Indikator Politik Indonesia menyebut elektabilitas Erick Thohir terus menanjak selama dua bulan terakhir yakni Mei dan Juni.
Bukan tanpa alasan namanya meraih di peringkat unggul dalam survei elektabilitas. Kinerja di sepak bola memberika terobosan baru yang membuat yakin pemilih.
"Bahkan kami mengevaluasi kinerja menteri. Dari 66,4 persen masyarakat yang tahu posisi Erick sebagai Menteri BUMN, 91,6 persen menyatakan puas," terang dia.
Kedekatan Erick Thohir dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga menjadi salah satu perhitungan survei. Yaitu tokoh cawapres yang paling didukung Jokowi.
"Erick dinilai paling didukung Jokowi sebagai cawapres. Kemudian di peringkat kedua Sandiaga Uno, Ridwan Kamil. Nama-nama lain mendapat angka rendah," katanya.