79,9 Persen Publik Puas pada Prabowo, Dasco: Catatan Ketidakpuasan Tetap Penting

Vania Rossa, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 09 Februari 2026 | 13:02 WIB
79,9 Persen Publik Puas pada Prabowo, Dasco: Catatan Ketidakpuasan Tetap Penting
Ketua Harian Partai Gerindra sekaligus Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad. (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan kepuasan publik Presiden Prabowo mencapai 79,9 persen pada Januari 2026.
  • Sufmi Dasco Ahmad menegaskan 17,1 persen masyarakat yang kurang puas akan menjadi bahan evaluasi serius pemerintah.
  • Pemerintah akan fokus memperbaiki sektor ekonomi dan pemerataan bantuan sosial sebagai respons masukan publik.

Suara.com - Ketua Harian Partai Gerindra sekaligus Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menyambut positif hasil survei terbaru Indikator Politik Indonesia yang menunjukkan tingkat kepuasan publik (approval rating) terhadap Presiden Prabowo Subianto mencapai 79,9 persen.

Meski angka kepuasan tergolong sangat tinggi, Dasco menegaskan bahwa pemerintah tidak akan berpuas diri.

Ia justru menyoroti adanya 17,1 persen masyarakat yang merasa kurang puas dan 2,2 persen yang menyatakan tidak puas sama sekali sebagai bahan evaluasi penting.

"Approval rating itu kita anggap sebagai sebuah masukan, juga sebuah evaluasi, dan bahan introspeksi," kata Dasco saat ditemui di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (9/2/2026).

Dasco menjelaskan bahwa catatan-catatan di balik angka ketidakpuasan tersebut akan menjadi perhatian serius bagi Presiden Prabowo dan jajaran kabinetnya.

Menurutnya, suara minoritas yang menyatakan tidak puas tetap memiliki arti penting bagi arah kebijakan pemerintah.

"Dari approval rating itu juga masih ada catatan-catatan. Justru catatan-catatan itu yang menjadi perhatian kami, perhatian pemerintah, dan perhatian Pak Prabowo untuk dijadikan bahan introspeksi untuk perbaikan ke depan," tuturnya.

Ia menambahkan bahwa sekecil apa pun angka ketidakpuasan tersebut, hal itu akan tetap dihitung sebagai masukan yang berharga.

"Walaupun cuma sekitar 2 sampai 3 persen (yang sangat tidak puas), tapi itu cukup berarti dan penting bagi kami sebagai bahan masukan nantinya," katanya.

baca juga

Saat ditanya mengenai sektor mana yang perlu mendapatkan perhatian lebih, termasuk isu peningkatan ekonomi dan pemerataan bantuan sosial yang sering menjadi sorotan publik, Dasco mengamini hal tersebut.

Ia membenarkan bahwa sektor-sektor tersebut masuk dalam poin yang akan terus diperbaiki oleh pemerintah agar tingkat kepuasan masyarakat semakin merata.

"Iya, betul (soal ekonomi dan pemerataan bantuan)," pungkas Dasco singkat.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mendapatkan kepuasan sebesar 79,9 persen atas kinerjanya memimpin pemerintahan.

Angka tersebut berdasarkan hasil survei nasional yang dilakukan pada 15-21 Januari 2026 yang dirilis Indikator Politik Indonesia dalalam rilis survei nasional "Persepsi Publik Terhadap Kinerja Presiden dan Kepercayaan Warga Terhadap Lembaga Negara", Minggu (8/2/2026).

"Jadi secara umum tidak terlalu berbeda dengan approval rating Presiden Prabowo Januari 2025 dibanding Januari 2026, kisaran kalau dijumlahkan antara sangat puas dan cukup puas itu 79,9 persen, jadi sangat tinggi untuk ukuran approval rating seorang presiden," kata Founder dan Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi.

Secara rinci, hasil survei mengenai kinerja Prabowo adalah sangat puas 13,0 persen;
cukup puas 66,9 persen; kurang puas 17,1 persen; tidak puas sama sekali 2,2 persen, dan TT/TJ 0,8 persen.

"Kalau kita lihat di sini, memang masih banyak yang mengatakan cukup puas tetapi yang mengatakan sangat puas baru 13 persen. Artinya yang betul-betul sangat puas masih belum memadai. Overall berada di, kalau dijumlahkan dengan cukup puas masih lumayan 79,9 persen tapi masih belum cukup kuat terutama dari basis pemilih yang mengatakan sangat puas," tutur Burhanuddin.

Burhanuddin mengatakan tingkat kepuasan terhadap kinerja Prabowo lebih tinggi dibanding dua presiden sebelumnya, yakni Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi). buatin judul catchy dan meta desc

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rieke 'Oneng' Kritik Sengkarut Data PBI BPJS: Di Balik Angka Ada Nyawa Rakyat yang Dipertaruhkan

Rieke 'Oneng' Kritik Sengkarut Data PBI BPJS: Di Balik Angka Ada Nyawa Rakyat yang Dipertaruhkan

News | Senin, 09 Februari 2026 | 12:39 WIB

Presiden Prabowo Mau Bangun Gedung MUI 40 Lantai, Pramono Singgung Status Cagar Budaya

Presiden Prabowo Mau Bangun Gedung MUI 40 Lantai, Pramono Singgung Status Cagar Budaya

News | Senin, 09 Februari 2026 | 11:29 WIB

Ujian Berat Prabowo: PKB dan PAN 'Tes Ombak' Tanpa Gibran, Siapkah Lepas dari Bayang-Bayang Jokowi?

Ujian Berat Prabowo: PKB dan PAN 'Tes Ombak' Tanpa Gibran, Siapkah Lepas dari Bayang-Bayang Jokowi?

News | Senin, 09 Februari 2026 | 11:16 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×