Mahesa Ekayanto ungkap pesan haru usai gagal dalam seleksi Timnas Indonesia U-17.
Diketahui, PSSI dalam beberapa bulan terakhir mulai menggelar seleksi secara intensif para talenta muda untuk bergabung dalam Timnas Indonesia U-17 yang diproyeksikan untuk Piala Dunia U-17.
Selain pemain lokal, sejumlah pemain diaspora yang merumput di belahan dunia lainnya turut dipanggil. Dalam seleksi tahap pertama yang dimulai sejak 9 Juli lalu dari sebanyak 6 pemain diaspora 4 diantaranya gagal dalam seleksi tersebut, salah satunya yakni Mahesa Ekayanto.
Pemain berusia 16 tahun itu mengaku kecewa atas hasil tersebut. Meski begitu, ia mengaku legowo.
Hal itu terungkap dari curhat yang diunggahnya melalui akun Instagramnya.
"Kesabaran adalah sesuatu yang indah. Kamu harus menyerahkan segalanya kepada Allah. Apabila hal itu yang diinginkannya maka akan terjadi," unggah quote yang diunggahnya.
Mahesa diketahui bukanlah pemain keturunan. Ia merupakan WNI yang kini tinggal bersama orang tuanya di Belanda, dari pasangan ayah yang berasal dari Jawa Barat serta sang ibu dari Kalimantan Barat.
Mahesa tercatat kini bermain untuk klub kasta kedua Belanda yaitu FC Dordrecht.
Pemain dengan postur 1,82 meter itu punya posisi sebagai bek.
Baca Juga: Persaingan Perebutan Tempat di Timnas Indonesia Pada FIFA Matchday September 2023 Dimulai
Disamping Mahesa, pemain diaspora lainnya yang gagal dalam seleksi yaitu Aaron Nathan asal klub Youth FC Nottingen, Augusta dari AFC 34 Alkmaar serta Staffan Horito dari Academy Sant Cuggat.