Peristiwa miris terjadi di lingkungan kepolisian dimana seorang anggota Densus 88 yang terpengaruh miras menembak rekannya hingga tewas. dr Zaidul Akbar punya solusi sederhana untuk lepas dari kecanduan miras.
Peristiwa polisi tembak polisi yang terjadi di Rusun Polri Cikeas, Bogor beberapa waktu lalu menyisakan cerita miris.
Dalam kejadian itu, sebelum Bripda IDF tewas tertembus pelor senjata api milik rekannya, ternyata sang pelaku sempat mengonsumsi miras.
Atas kejadian itu, Bripda IMS dan Bripka IG telah ditetapkan sebagai tersangka atas tewasnya Bripda IDF.
Perihal bahaya mengonsumsi miras sejatinya pernah diperingatkan oleh dr Zaidul Akbar.
Ia menyebut bahwa menenggak miras dapat menyebabkan seseorang sering hilang kesadaran dan mengubah mood atau suasana hati hingga merusak fungsi tubuh.
"Selain tak menyehatkan alkohol memang tidak selayaknya dikonsumsi khususnya orang muslim," terangnya dikutip dari @kampusmadu.
Lebih lanjut ia menerangkan bila menenggak miras sudah jadi kebiasaan atau kecanduan maka dapat memengaruhi fungsi kerja otak.
Ia menyebut ada solusi sederhana untuk menghentikan kecanduan miras. Salah satunya yakni mengonsumsi madu.
Baca Juga: Dewi Perssik Tuai Sorotan karena Suka Marah, dr Zaidul Akbar Sebut Efek Fatal Mudah Emosi Cepat Mati
"Ada tiga cara yang bisa dilakukan untuk meninggalkan kecanduan miras. Melakukan kegiatan positif, menerapkan pola hidup sehat dan seimbang serta mengonsumsi madu," jelasnya.
"Konsumsi madu sebanyak 7 sendok makan setiap harinya. bisa diminum langsung atau dilarutkan di air hangat. Tetapi tetap harus diimbangi dengan pola hidup sehat dan hindari lingkungan yang tak sehat. Dan pastinya jangan coba-coba untuk mengonsumsi miras," tegasnya.