Luna Maya secara terang-terangan mengakui bahwa dirinya telah melakukan pembekuan sel telur pada 2022 lalu. Hal itu kembali menjadi perbincangan warganet lantaran belakangan ini hubungannya dengan Maxim Bouttier menjadi sorotan.
Proses pembekuan sel telur yang dilakukannya di Jakarta itu demi menjaga reproduksinya. Ia menjaga hal itu untuk mempersiapkan diri, jika sewaktu-waktu ia menemukan pasangan yang spesial dalam hidupnya.
“Aku nggak ragu sama sekali, karena ini solusi terbaik buat perempuan-perempuan yang merasa khawatir. Karena bagaimana pun juga kan perempuan itu, setiap bertambahnya umur, sel telur yang dihasilkan itu selalu berkurang,” ungkap Luna Maya.
“Itu makanya, mumpung masih muda, masih sehat, tidak ada salahnya punya alternatif ini. Sebelum hujan kita siap payung aja sih,” lanjutnya.
Hal itu juga dilakukannya lantaran didorong oleh kondisinya saat itu yang masih single hingga usia 39 tahun.
“Karena sampai saat ini, aku belum menikah, dan usia bertambah, dan one day aku masih pengen punya keluarga, one day aku masih pengen punya anak. Kan aku nggak tau nih, jodoh aku kapan nih, ya siapa tau bulan depan, ya nggak usah dipakai nih sel telur,” ungkapnya.
Sontak saja hal itu diniali menjadi inspirasi bagi banyak wanita yang masih sendiri. Warganet juga menilai, Luna Maya memiliki pemikiran yang jauh lebih maju meski tak lulus sarjana.
“Luna jujur ngaku bukan sarjana. Pernah kuliah di 2 tempat tapi gak selesai karena kadung sibuk di dunia hiburan dan modeling. Tp pola pikirnya tidak kalah dengan sarjana,” ujar @prajanaparamita49.
“Tandanya dia sudah pasrah aka napa saja yg terjadi pada hidupnya. Namun, di tengah kepasrahan tsb, Allah justru mengirimkan seseorang,” ungkap @_uchie_.
Baca Juga: VIVO dan BP Kompak Naikkan Harga BBM, Cek Daftarnya
“Luna jujur mengakui bahwa perempuan itu memiliki biological clock, dan menurut saya mengakui hal tersebut adalah seorang feminist sejati, memahami dirinya seorang wanita seutuhnya,” timpal @lobelyginger.