Bersengketa dengan Para Pemainnya, Manajemen Kalteng Putra Minta PSSI Jadi Penengah

Suara Joglo

Selasa, 05 September 2023 | 19:45 WIB
Bersengketa dengan Para Pemainnya, Manajemen Kalteng Putra Minta PSSI Jadi Penengah
Manager Kalteng Putra Sigit Widodo (tengah) bersama pengurus manajemen ([ANTARA])

Manajemen Kalteng Putra meminta Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menjadi penengah soal sengketa antara klub Kalteng Putra dengan pemain yang direkrut pada musim lalu.

Manajer Kalteng Putra Sigit Widodo di Palangka Raya, Selasa, mengatakan manajemen telah menerima surat dari Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) terkait penyelesaian sengketa klub dengan pemain, terutama gaji. Berdasarkan surat dari APPI utang Kalteng Putra sekitar Rp600 juta dari 19 pemain.

"Persoalan sengketa klub dengan pemain ini terjadi karena beberapa sebab. Pertama, itu terjadi karena tragedi Kanjuruhan 1 Oktober 2022 dan kemudian kompetisi berhenti. Saat itu tidak ada informasi apapun dari PT LIB terkait kelanjutan kompetisi," kata Sigit Widodo.

Dengan terhentinya dan ketidakjelasan kompetisi kala itu, klub meliburkan seluruh pemain.

"Kalteng Putra meliburkan pemain pada Oktober 2021 dan seluruh pemain pulang ke rumah masing-masing," ucapnya.

Penghentian kompetisi Liga 2 Indonesia secara resmi baru diumumkan pada Januari 2023. Atas kejadian tersebut, tentu klub dirugikan karena tidak ada pemasukan dari sponsor.

"Atas kejadian itu yang dirugikan adalah pihak klub. Apalagi kita kontrak pemain 1 musim, kerja sama sponsor 1 musim dan pertandingan home juga 1 musim. Kita juga dirugikan karena sponsor minta dana dikembalikan dan tidak ada pemasukan dari tidak ada karena kompetisi terhenti dan resmi dihentikan pada Januari 2023," ucapnya.

Sigit menegaskan, manajemen telah mengambil jalan terbaik atau jalan tengah dalam mengatasi persoalan gaji tersebut. Padahal saat itu, pemain pernah mogok latihan dan tuntutan sangat tidak masuk akal di tengah kondisi kompetisi yang tidak jelas.

"Kami sudah ambil jalan tengah dan kita bayar gaji sebesar 50 persen pada Oktober. Selanjutnya, pada November dan Desember kita bayarkan sebesar 25 persen. Pembayaran itu, juga sudah sesuai dengan yang tertera dalam kontrak, karena adanya insiden Kanjuruhan yang berdampak pada semua kompetisi sepak bola," ungkap Sigit.

baca juga

Ia menambahkan, kondisi itu seolah dibiarkan sehingga yang menanggung beban adalah klub dan pemain. Bahkan, klub dihujat oleh netizen yang tidak mengetahui persoalan yang sebenarnya.

"Kami berharap persoalan ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan atau 'family football'. Kami juga berharap PSSI bisa menjadi penengah sehingga persoalan ini dapat terselesaikan dengan baik," tegasnya.

Kalteng Putra juga telah memberikan hak jawab kepada National Dispute Resolution Chamber (NDRC) Indonesia. Tinggal selanjutnya menunggu putusan dari NDRC Indonesia.

"Harapan kami, NDRC Indonesia dapat memberikan putusan yang adil dan tepat karena persoalan gaji ini, bukan tanpa sebab," kata Sigit Widodo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cedera Saat Perkuat Timnas Indonesia, PSSI Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Irfan Jauhari

Cedera Saat Perkuat Timnas Indonesia, PSSI Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Irfan Jauhari

Bola | Selasa, 05 September 2023 | 19:24 WIB

Kekayaan Kris Dayanti Meningkat Drastis, Usai Jadi Anggota Dewan?

Kekayaan Kris Dayanti Meningkat Drastis, Usai Jadi Anggota Dewan?

Entertainment | Selasa, 05 September 2023 | 15:00 WIB

Erick Tohir Kembali Soroti Kinerja Wasit PSSI: Butuh Wasit Berkualitas

Erick Tohir Kembali Soroti Kinerja Wasit PSSI: Butuh Wasit Berkualitas

Your Say | Selasa, 05 September 2023 | 12:41 WIB

Terkini

Juminten Edan: Suguhkan Kisah Duka dan Trauma dalam Balutan Misteri Gaib!

Juminten Edan: Suguhkan Kisah Duka dan Trauma dalam Balutan Misteri Gaib!

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:30 WIB

Diancam Pecat! Satpam Fiktor Dipaksa Sujud dan Kayuh Sepeda Terbalik oleh Penumpang Alphard

Diancam Pecat! Satpam Fiktor Dipaksa Sujud dan Kayuh Sepeda Terbalik oleh Penumpang Alphard

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:27 WIB

Sinopsis Welcome to the Jungle, Film Terbaru Akshay Kumar dan Disha Patani

Sinopsis Welcome to the Jungle, Film Terbaru Akshay Kumar dan Disha Patani

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:25 WIB

Bukan Sekadar Tipis, Ini 3 Inovasi Kunci Galaxy Z Fold8 Ultra yang Menetapkan Standar Baru HP Lipat

Bukan Sekadar Tipis, Ini 3 Inovasi Kunci Galaxy Z Fold8 Ultra yang Menetapkan Standar Baru HP Lipat

Tekno | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:17 WIB

Iran Ogah Gencatan Senjata dengan Amerika Kalau yang Ngomong 'Orang Ketiga' Ini

Iran Ogah Gencatan Senjata dengan Amerika Kalau yang Ngomong 'Orang Ketiga' Ini

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:16 WIB

Universitas Republik Indonesia dan Ironi Kesejahteraan Tenaga Pendidik

Universitas Republik Indonesia dan Ironi Kesejahteraan Tenaga Pendidik

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:15 WIB

Menggantung Nyawa di Wadah Ikan: Kisah Nelayan Situbondo Terombang-ambing 48 Jam di Laut Lepas

Menggantung Nyawa di Wadah Ikan: Kisah Nelayan Situbondo Terombang-ambing 48 Jam di Laut Lepas

Jatim | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:10 WIB

Seperti Biasa Investor Ambil Cuan di Akhir Pekan, IHSG Berakhir Ambruk ke 6.100

Seperti Biasa Investor Ambil Cuan di Akhir Pekan, IHSG Berakhir Ambruk ke 6.100

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:09 WIB

Kajati Sumsel Berganti, Siapa yang Kini Memimpin Kejati Usai Ketut Sumedana ke BGN?

Kajati Sumsel Berganti, Siapa yang Kini Memimpin Kejati Usai Ketut Sumedana ke BGN?

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:09 WIB

Jangan Bandel! SPPG Makan Bergizi Gratis yang Tak Sesuai Standar Siap-siap Ditutup

Jangan Bandel! SPPG Makan Bergizi Gratis yang Tak Sesuai Standar Siap-siap Ditutup

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:09 WIB

×