joglo

Laporan PBB: 340 Juta Perempuan Rawan Miskin Tanpa Kesetaraan Gender

Suara Joglo Suara.Com
Jum'at, 08 September 2023 | 19:31 WIB
Laporan PBB: 340 Juta Perempuan Rawan Miskin Tanpa Kesetaraan Gender
Ilustrasi seorang perempuan membentangkan poster saat melakukan aksi unjuk rasa menyuarakan kesetaraan gender ([ANTARA])

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Kamis (7/9) memperingatkan bahwa diperkirakan lebih dari 340 juta perempuan dan anak perempuan, atau sekitar 8 persen dari populasi perempuan di dunia, hidup dalam kemiskinan ekstrem pada 2030.

Laporan terbaru dari UN Women menunjukkan gambaran suram kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan di bawah Sasaran Pembangunan Berkelanjutan (SDG), sebuah agenda universal untuk mengakhiri kemiskinan dalam segala bentuknya pada 2030.

Meskipun ada upaya global, tetapi dunia masih gagal mencapai kesetaraan gender sehingga merugikan perempuan dan anak perempuan, menurut laporan tersebut.

Untuk setiap satu dolar yang didapatkan pria dari pendapatan sebagai tenaga kerja secara global, perempuan hanya memperoleh 51 sen, kata laporan itu.

Jika tren ini berlanjut, hampir satu dari empat perempuan akan mengalami kerawanan pangan sedang atau parah, menurut laporan itu.

Dengan tingkat perkembangan saat ini, generasi perempuan berikutnya akan menghabiskan rata-rata 2,3 jam lebih banyak per hari untuk perawatan tidak berbayar dan pekerjaan rumah tangga dibandingkan laki-laki, lanjutnya.

Laporan itu juga memasukkan data perubahan iklim untuk pertama kalinya.

Pada pertengahan abad ini, perubahan iklim dapat mendorong lebih dari 158,3 juta perempuan dan anak perempuan ke dalam kemiskinan, atau 16 juta lebih banyak dari jumlah total pria dan anak laki-laki, bunyi laporan itu.

"Kerawanan pangan diperkirakan berdampak pada lebih dari 236 juta perempuan dan anak perempuan, dibanding dengan lebih dari 131 juta pria dan anak laki-laki, akibat perubahan iklim,'' kata laporan itu.

Baca Juga: Bule Rusia Pukul Warga Lokal Bali Usai Tak Terima Ditegur, Publik: Usir!

"Secara global, pada tingkat perkembangan saat ini, sekitar 110 juta anak perempuan dan perempuan muda akan keluar dari sekolah pada 2030," menurut laporan tersebut.

Laporan itu menyatakan tambahan 360 miliar dolar AS (Rp5,52 kuadriliun) per tahun diperlukan untuk mencapai kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan di seluruh sasaran utama global.

Laporan itu memperingatkan bahwa kegagalan mengutamakan kesetaraan gender saat ini dapat merusak keseluruhan Agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI