Selebgram Anisa Tasya Amelia atau Meli 3GP menjadi satu dalam sederet artis yang diduga terlibat dalam produksi film dewasa di rumah produksi Kelas Bintang
Dia mengaku diteror saat proses awal akan produksi film dewasa tersebut. Meli terus-terusan dihubungi Irwansyah yang merupakan sutradara sekaligus pemilik rumah produksi Kelas Bintang yang kini juga menjadi tersangka.
"Dia lebih ke teror, karena telepon terus-terusan nggak berhenti dengan nomor yang berbeda. Dia nge-chat itu sampai pakai lima nomor berbeda," kata Meli 3GP dikutip dari Suara.com, Rabu (20/9/2023).
Meli mengaku baru bermain satu kali di film porno tersebut. Dia mengaku trauma saat itu.
"Trauma main di situ. Dari jam 11 siang sampai jam 3 pagi disuruh main di situ dan dipaksa mainin adegan yang dia suruh, kayak buka baju gitu-gitu," katanya.
Adegan-adegan tersebut tidak ada di dalam skrip. Meli terpaksa mengikuti semua perintah yang diminta Irwansyah karena tidak bisa memberontak.
"Tidak ada script, aku cuma disuruh ikutin apa yang dia bilang. Ya di situ aku posisinya nggak punya temen, jadi terpaksa ikutin. Aku nggak tahu mau nyelametin dirinya gimana, kan timnya banyak," katanya lagi.
Pada adegan pertamanya tersebut, Meli mengaku dibayar Rp1 juta. Namun, dia menolak tawaran Irwansyah berikutnya meskipun ditawari bayaran yang lebih besar.
"Dia sempet ngajak aku main lagi tiga kali, tapi aku nggak mau. Dia nawarin 3 hari Rp5 juta, 3 hari Rp7 juta terus 1 hari Rp1,5 juta. Aku nggak mau, karena udah trauma," kata Meli 3GP.
Baca Juga: Menolak Lupa: Genosida Etnis Yahudi di Nemencine, Lithuania 20 September 1941