Demokrat Memaklumi Cuma NasDem yang Keciptrakan Efek Ekor Jas Anies, Kok Bisa?

Ria Rizki Nirmala Sari, Novian Ardiansyah

Selasa, 21 Februari 2023 | 18:38 WIB
Demokrat Memaklumi Cuma NasDem yang Keciptrakan Efek Ekor Jas Anies, Kok Bisa?
Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani. (Foto: kbr.id)

Suara.com - Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani mengatakan pihaknya merespons positif hasil survei Litbang Kompas yang menunjukan ada kemerosotan elektabilitas Demokrat.

Terlebih jika Demokrat dianggap mendapat efek ekor jas dari pengusungan Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden, sebagaimana yang diperoleh NasDem dengan peningkatan elektabilitas.

"Meskipun belum mendapatkan efek ekor jas pencapresan namun masih masuk top 4 dalam jangkauan margin of error," ujar Kamhar kepada wartawan, Selasa (21/2/2023).

Kamhar mengatakan hasil survei ini tentu menjadi masukan penting bagi Demokrat dalam merumuskan berbagai agenda kerja ke depan. Terutama untuk mengoptimalkan seluruh potensi sumber daya yang dimiliki partai.

"Baik itu faktor retrospektif, prospektif, mesin politik partai, caleg, maupun pasangan capres dan cawapres," ujarnya.

Sementara itu terkait efek ekor jas dari pengusungan Anies sebagai bakal capres, Demokrat memaklumi bila hanya NasDem yang baru menikmati efek ekor jas Anies tersebut. Sementara Demokrat dan PKS yang sama-sama mengusung Anies, belum merasakan insentif politiknya.

"Ini karena NasDem telah lebih dulu deklarasi sejak jauh-jauh hari dan telah rutin membuat kegiatan silaturahmi dan safari politik bersama Mas Anies mulai dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi hingga Papua," kata Kamhar.

PKS Tak Risau

Elektabilitas Partai Keadilan Sejahtera (PKS) belum merasakan efek ekor jas dari pengusungan Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden. Tidak seperti NasDem yang mengalami kenaikan elektabilitas karena Anies, elektabilitas PKS dan dalam survei Litbang Kompas justru merosot.

baca juga

Menanggapi itu, Juru Bicara PKS Muhammad Kholid mengaku PKS tidak khawatir, apabila kemudiak ceruk pemilih mereka berpindah haluan ke NasDem karena faktor Anies. Diketahui NasDem memang menjadi partai pengusung pertama Anies sebagai bakal capres, sebelum jejak mereka diikuti PKS dan Demokrat.

"Tidak," kata Kholid kepada wartawan, Selasa (21/2/2023).

Sementara itu terkait elektabilitas PKS yang mengalami penurunan menjadi 4,8 persen, Kholid mengaku hasil survei Litbang Kompas akan menjadi masukan.

"Bagi kami itu sebagai masukan yang baik untuk bekerja lebih baik lagi dalam memenangkan PKS," kata Kholid.

Kholid berujar PKS menjadikan beragam survei sebagai masukan. PKS dikatakan Kholid juga melalukan kajian lengkap seluruh lembaga survei yang dibuat oleh berbagai lembaga survei. Di sisi lain, PKS juga melakukan survei mandiri secara reguler.

"Insyaallah informasi tersebut akan jadi pelengkap survei yang kami lakukan. Insyaallah pergerakan kami on the track," kata Kholid.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bakal Bebas April Mendatang, Anas Urbaningrum Dipercaya Bakal Bangkit di PKN Seperti Anwar Ibrahim dari Kriminalisasi

Bakal Bebas April Mendatang, Anas Urbaningrum Dipercaya Bakal Bangkit di PKN Seperti Anwar Ibrahim dari Kriminalisasi

News | Selasa, 21 Februari 2023 | 18:12 WIB

PDIP vs Demokrat, SBY Justru Diuntungkan Opini Hasto Terkait Pemilu Tertutup

PDIP vs Demokrat, SBY Justru Diuntungkan Opini Hasto Terkait Pemilu Tertutup

Kotak Suara | Selasa, 21 Februari 2023 | 16:21 WIB

Waketum PKB Bulat Dukung Abdul Muhaimin Iskandar Maju di Pilpres 2023

Waketum PKB Bulat Dukung Abdul Muhaimin Iskandar Maju di Pilpres 2023

Mamagini | Selasa, 21 Februari 2023 | 16:18 WIB

Hasto PDIP Sebut Ogah Ketemu Jika Bahas Capres, NasDem Membalas

Hasto PDIP Sebut Ogah Ketemu Jika Bahas Capres, NasDem Membalas

Kotak Suara | Selasa, 21 Februari 2023 | 16:04 WIB

HOAX Surya Paloh Kena Culik, Besok Ketemu Agus Harimurti Yudhoyono Ketum Demokrat: Bahas Nasib Anies Baswedan

HOAX Surya Paloh Kena Culik, Besok Ketemu Agus Harimurti Yudhoyono Ketum Demokrat: Bahas Nasib Anies Baswedan

Serang | Selasa, 21 Februari 2023 | 15:27 WIB

Terkini

Angkot Sepi Penumpang, Dua Pria di Bogor Sulap Kendaraan Tua Jadi Lapak Kelapa Muda

Angkot Sepi Penumpang, Dua Pria di Bogor Sulap Kendaraan Tua Jadi Lapak Kelapa Muda

Bogor | Selasa, 03 November 2026 | 19:16 WIB

Mengungkap Wajah Kelam Kemiskinan dan Ketidakadilan di Buku Oliver Twist

Mengungkap Wajah Kelam Kemiskinan dan Ketidakadilan di Buku Oliver Twist

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 19:15 WIB

Impor Melonjak 4 Kali Lebih Cepat dari Ekspor: Siapa Sebenarnya Penikmat Surplus RI?

Impor Melonjak 4 Kali Lebih Cepat dari Ekspor: Siapa Sebenarnya Penikmat Surplus RI?

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 19:13 WIB

Belum Ada Konferensi Pers Penangkapan Pelaku, Koalisi Pers Sumsel Siapkan Aksi 11 November

Belum Ada Konferensi Pers Penangkapan Pelaku, Koalisi Pers Sumsel Siapkan Aksi 11 November

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:12 WIB

Dibunuh Era Orba, Wartawan Udin Kini Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Dibunuh Era Orba, Wartawan Udin Kini Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:12 WIB

Polisi Selidiki Dugaan Pengeroyokan Kepala Dispar Sultra di Kantor

Polisi Selidiki Dugaan Pengeroyokan Kepala Dispar Sultra di Kantor

Sulsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:11 WIB

Sisi Gelap 'Magang': Kerja Profesional, Kenapa Dihargai Upah Sukarela?

Sisi Gelap 'Magang': Kerja Profesional, Kenapa Dihargai Upah Sukarela?

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 19:10 WIB

BUMD Banten Gandeng Perusahaan Korea Selatan, Cabai dan Tomat Lokal Dibidik Tembus Pasar Ekspor

BUMD Banten Gandeng Perusahaan Korea Selatan, Cabai dan Tomat Lokal Dibidik Tembus Pasar Ekspor

Banten | Selasa, 03 November 2026 | 19:08 WIB

Terima Audiensi PB PMII, Mensos Gus Ipul: Pasal 31, 33, dan 34 Jadi Jantung Negara Kesejahteraan

Terima Audiensi PB PMII, Mensos Gus Ipul: Pasal 31, 33, dan 34 Jadi Jantung Negara Kesejahteraan

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:05 WIB

Ekspansi Mobil Mewah Hongqi dan Foton Sapa Warga Lewat Indomobil Expo 2026

Ekspansi Mobil Mewah Hongqi dan Foton Sapa Warga Lewat Indomobil Expo 2026

Otomotif | Selasa, 03 November 2026 | 19:03 WIB

×