Polemik Benny K Harman Sebut Jokowi Kumandangkan Perang, Parpol Koalisi Pemerintah Pasang Badan

Agatha Vidya Nariswari

Rabu, 10 Mei 2023 | 11:32 WIB
Polemik Benny K Harman Sebut Jokowi Kumandangkan Perang, Parpol Koalisi Pemerintah Pasang Badan
Anggota Komisi III DPR RI, Benny K Harman. (Dok: DPR)

Suara.com - Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Benny K Harman, melalui akun Twitternya @BennyHarmanID, menyentil Presiden Joko Widodo (Jokowi) terlalu ikut campur dan tidak netral dalam Pilpres 2024. Menurutnya, hal ini menandakan jika Jokowi mengajak rakyatnya perang.

"Jika benar Presiden tidak netral dalam pilpres dan pileg apalagi menjadikan Istana Presiden markas tim sukses capres tertentu maka Presiden Jokowi sebenarnya lagi mengumandangkan perang," ujar Benny, melalui akun Twitternya, Senin (8/5/2023).

Sentilan politikus Demokrat sekaligus anggota DPR RI itu berdasarkan pada NasDem yang tak diundang dalam pertemuan beberapa waktu lalu. Pernyataannya lantas memicu polemik hingga sejumlah partai politik (parpol) yang pro pemerintah pun beramai-ramai membela Jokowi.

Bantahan Partai Koalisi Pemerintahan Bela Jokowi

Ketua Majelis Pertimbangan DPP PPP M Romahurmuziy, mengatakan bahwa keterlibatan Jokowi dalam urusan capres, sudah tepat. Sebab, menurutnya, calon penerus perlu diawasi agar program-program yang saat ini telah berjalan, bisa dilanjutkan. 

Ia juga menyinggung soal pertemuan antara Jokowi dengan enam ketum parpol di Istana. Rommy, begitu ia disapa, memastikan bahwa saat itu tidak ada pembahasn soal cawapres. Sang presiden hanya meminta parpol yang tergabung koalisi pemerintah agar selalu rukun dan kompak.

Beralih ke Waketum PAN Viva Yoga Mauladi, yang tak mempermasalahkan jika Jokowi memihak salah satu capres. Hal ini, katanya, sah-sah saja selama presiden tidak menggunakan kekuatannya sebagai kepala negara untuk mendukung calon tertentu.

Menurutnya, Jokowi bahkan memberikan ruang bagi siapapun yang ingin maju dalam Pilpres 2024. Viva Yoga juga menyebut bahwa presiden termasuk pejabat politik, sehingga diperbolehkan terlibat proses politik. Jokowi selama ini pun disebut tidak melanggar etika.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman mengaku heran dengan apa yang dikatakan Benny. Sebab, tidak ada yang salah dari partai-partai pro pemerintah untuk berkomunikasi dengan Jokowi soal capres. Terlebih, jika di dalamnya juga tak ada paksaan.

baca juga

Habiburokhman menambahkan bahwa sikap demokratis bahkan kerap ditunjukkan Jokowi. Mulai dari tak menghalang-halangi Partai NasDem, Demokrat, dan PKS yang membentuk Koalisi Perubahan untuk mengusung Anies Baswedan jadi capres.

Politikus PDIP Deddy Yevri Sitorus sendiri menyebut bahwa apa yang dikatakan Benny seperti orang mabok atau tidak memiliki adab. Lebih lanjut, ia mengatakan istana adalah tempat bagi presiden. Maka dari itu, Jokowi dinilai bebas berbicara selama tidak melanggar etika dan hukum.

Disemprot Balik Ali Ngabalin

Pernyataan dari Benny turut diserang balik oleh Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin. Ia sebelumnya menyebut bahwa Jokowi, melalui pertemuan itu, hanya untuk menunaikan tugasnya sebagai pembina politik nasional.

Ngabalin kemudian menyinggung Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang merangkap jabatan sebagai ketua umum partai politik ketika menjadi presiden. Untuk itu, katanya, mustahil jika Jokowi tidak netral.

Ia juga menjelaskan jika pertemuan Jokowi dengan para ketum parpol di istana untuk memelihara stabilitas politik. Presiden, disebutnya, tengah berupaya mencegah keributan jelang Pilpres 2024. Ngabalin menjamin Jokowi akan netral dan tidak ikut campur dalam pencarian capres.

Di akhir tanggapannya, ia sangat menyayangkan pernyataan Benny soal Jokowi yang seolah mengajak perang melawan rakyat karena tidak netral. Ngabalin pun merasa heran mengapa anggota dewan sekaligus petinggi partai tak menyaring kata-katanya.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertemuan Paloh dan Luhut Tunjukkan Merenggangnya Hubungan Jokowi dan NasDem

Pertemuan Paloh dan Luhut Tunjukkan Merenggangnya Hubungan Jokowi dan NasDem

Linimasa | Rabu, 10 Mei 2023 | 11:22 WIB

Bertemu PM Malaysia, Jokowi Tekankan Optimalisasi Perlindungan Pekerja Migran Indonesia

Bertemu PM Malaysia, Jokowi Tekankan Optimalisasi Perlindungan Pekerja Migran Indonesia

News | Rabu, 10 Mei 2023 | 11:17 WIB

Cek Fakta: Surya Paloh Nyesel Usung Anies Baswedan, Nasdem Takut Ditinggal Pendukung Jokowi, Benarkah?

Cek Fakta: Surya Paloh Nyesel Usung Anies Baswedan, Nasdem Takut Ditinggal Pendukung Jokowi, Benarkah?

Moots | Rabu, 10 Mei 2023 | 11:16 WIB

Andai Anies Baswedan Duet dengan Prabowo di Pilpres 2024, Bakal Terjadi Tsunami Politik Paling Dahsyat

Andai Anies Baswedan Duet dengan Prabowo di Pilpres 2024, Bakal Terjadi Tsunami Politik Paling Dahsyat

Moots | Rabu, 10 Mei 2023 | 11:01 WIB

Hadir Perdana, Jokowi Beri Sapaan Khusus untuk Tiga Pemimpin Negara Saat Buka KTT ke-42 ASEAN

Hadir Perdana, Jokowi Beri Sapaan Khusus untuk Tiga Pemimpin Negara Saat Buka KTT ke-42 ASEAN

News | Rabu, 10 Mei 2023 | 11:01 WIB

Terkini

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Sport | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:56 WIB

Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional

Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional

DPR | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:54 WIB

1,3 Ton Obat Bius dalam Teh Cina Disita Bea Cukai - TNI dari Kapal Asing di Batam

1,3 Ton Obat Bius dalam Teh Cina Disita Bea Cukai - TNI dari Kapal Asing di Batam

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:46 WIB

Feng Shui Rumah Menghadap ke Arah Selatan, Bawa Hoki dan Bikin Karier Melejit

Feng Shui Rumah Menghadap ke Arah Selatan, Bawa Hoki dan Bikin Karier Melejit

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:45 WIB

Harga Alat Medis Empat Kali Lipat, Bisakah Layanan Kesehatan Tetap Murah?

Harga Alat Medis Empat Kali Lipat, Bisakah Layanan Kesehatan Tetap Murah?

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:45 WIB

8 Cara Menghapus File Sampah dan Cache Tersembunyi di HP Android agar Penyimpanan Lega

8 Cara Menghapus File Sampah dan Cache Tersembunyi di HP Android agar Penyimpanan Lega

Tekno | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:45 WIB

Film Dan Bandung Sapa Penonton Yogyakarta: Angkat Kisah Cinta, Persahabatan, dan Keluarga

Film Dan Bandung Sapa Penonton Yogyakarta: Angkat Kisah Cinta, Persahabatan, dan Keluarga

Jogja | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:32 WIB

×