Beda Reaksi Parpol soal Jokowi Cawe-cawe Pemilu 2024

Farah Nabilla

Rabu, 31 Mei 2023 | 14:48 WIB
Beda Reaksi Parpol soal Jokowi Cawe-cawe Pemilu 2024
Presiden Joko Widodo alias Jokowi (Instagram/@jokowi)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengklaim akan cawe-cawe di Pemilu 2024 demi bangsa dan negara. Hal ini disampaikannya dalam pertemuan dengan para pemimpin redaksi sejumlah media di Istana Negara, Senin (29/5/2023). Jokowi memastikan arti istilah itu tidak bermakna negatif. 

"Demi bangsa dan negara saya akan cawe-cawe, tentu saja dalam arti yang positif. Saya tidak akan melanggar aturan, dan tidak akan mengotori demokrasi," kata Jokowi dalam acara tersebut.

Pernyataan soal cawe-cawe yang disampaikan Jokowi, lantas menuai beragam reaksi dari sejumlah partai politik (parpol). Sebagian merasa khawatir dan yang lainnya meyakini presiden akan melakukannya tanpa maksud berpihak pada satu kandidat.

Partai Demokrat

Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Demokrat Benny K Harman menilai agar Jokowi sebagai presiden harus netral. Menurutnya, kepala negara tidak perlu cawe-cawe demi kepentingan bangsa dan negara, karena ia bukan ketua umum parpol.

"Presiden itu kan kepala negara, bukan ketua umum partai. Kepala negara menurut kami, harus netral tidak boleh cawe-cawe," ujar Benny kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (30/5/2023).

Lebih lanjut, Benny menyebut alasan cawe-cawe untuk kepentingan bangsa dan negara tidak berdasar. Sebab, hal seperti ini bisa dilakukan oleh kepala lembaga negara lain. Ia tak mempermasalahkan Jokowi ikut campur asal tak memakai alat negara.

"Kalau kepala negara mau cawe-cawe untuk kepentingan bangsa dan negara, alasan yang sama bisa juga digunakan oleh Kapolri, Ketua MA, Ketua MK, Jaksa Agung, KPK, BIN. Mau begitu semua?," kata Benny.

"Kami tetap punya pandangan Presiden harus netral. Boleh dia punya dukungan karena dia adalah petugas partai. Tapi, dia tidak boleh menggunakan alat negara untuk merealisasikan apa yang dia maksud dengan kepentingan bangsa dan negara itu," imbuhnya.

baca juga

Partai Gerindra

Waketum Partai Gerindra Habiburokhman mengaku setuju dengan pernyataan Jokowi soal cawe-cawe untuk bangsa dan negara. Ia menilai sang presiden hanya ingin  Indonesia memiliki pemimpin terbaik. Terlebih, lanjutnya, orang nomor satu itu juga mempunyai hak politik.

"Apa yang disampaikan Pak Jokowi sangat tepat, sangat benar. Jangan dianggap salah. Karena sebagai warga punya kepentingan Indonesia ke depan. Beliau ingin capaiannya selama 10 tahun berlanjut," ujar Habiburokhman di Kompleks Parlemen, Selasa (30/5/2023).

"Beliau punya aspirasi dan hak politik yang disebut cawe-cawe itu. Tapi, disampaikan tidak melanggar aturan atau ketentuan, misalnya ada aturan kampanye, keberpihakan, dan sebagainya," jelasnya lebih lanjut.

PDIP

Ketua Bappilu PDIP Bambang Wuryanto atau yang akrab disapa Bambang Pacul menyebut bahwa cawe-cawe Jokowi tidak akan mengintervensi hasil Pemilu 2024. Menurutnya, hal itu baik karena diungkap secara terbuka dan akan dilakukan presiden dengan patut.

"Ini bukan dari PDIP ya, ini dari subjektif saya. Cawe-cawe ini kosakata diksi Jawa, Jawa Tengah. Kalau orang Jawa Tengah, tahu cawe-cawe itu artinya ikut campur," kata Bambang kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Selasa (30/5/2023).

"Cawe-cawe yang berlebihan tentu ada yang kurang bersepakat. Maka cawe-cawenya itu sesuai dengan keadaban, kesantunan, kepatutan yang ada. Bagus Bapak Presiden terbuka bahwa dia akan ikut campur (pemilu) nanti," tambahnya.

PKS

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai (DPP) PKS, Mardani Ali Sera, menilai cawe-cawe yang digaungkan Jokowi itu berbahaya. Ia lantas mengatakan bahwa presiden seharusnya memastikan pemilu berjalan sesuai aturan serta tidak menempatkan diri sebagai penentu pilpres.

Lalu, bakal capres dari Koalisi Perubahan (Partai Nasdem, Partai Demokrat, dan PKS) Anies Baswedan, mengaku banyak menerima aspirasi dan kekhawatiran soal pernyataan Jokowi tersebut. Adapun hal ini terkait penjegalan penyelenggaraan pemilu. 

Tak hanya itu, ada pula kekhawatiran terkait tidak netralnya atau terdapat kecurangan dalam kompetisi politik tersebut. Ditambah soal calon anggota legislatif (caleg), parpol, serta capres yang mungkin akan menerima perlakuan tidak adil.

PPP

Waketum PPP Arsul Sani menafisrkan cawe-cawe yang dimaksud Jokowi adalah memastikan pemilu berjalan tepat waktu dan meminimalisir keterbelahan. Ia juga mengatakan hal ini tak seharusnya dilarang serta meminta seluruh pihak tidak menganggapnya secara berlebihan.

"Kalau saya, memahami yang disampaikan Pak Jokowi, (cawe-cawe itu) dalam konteks memastikan pemilu akan berlangsung on schedule on time dan juga terminimalisir keterbelahannya," tutur Arsul kepada wartawan, Selasa (30/5/2023).

"Itu di negara demokrasi kalau ada tafsir begitu juga bukan sesuatu yang harus dilarang. Kita juga jangan terlalu khawatir, terlalu lebay karena bagaimana pun kita itu negara hukum," tambahnya.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri ESDM Bela Jokowi Terkait Kebijakan Ekspor Pasir Laut: Demi Keamanan Kapal

Menteri ESDM Bela Jokowi Terkait Kebijakan Ekspor Pasir Laut: Demi Keamanan Kapal

Bisnis | Rabu, 31 Mei 2023 | 14:01 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Jokowi Perintahkan Mahfud MD dan Sri Mulyani untuk Sita Harta Surya Paloh?

CEK FAKTA: Benarkah Jokowi Perintahkan Mahfud MD dan Sri Mulyani untuk Sita Harta Surya Paloh?

Joglo | Rabu, 31 Mei 2023 | 13:51 WIB

Cek Fakta: Mensos Risma Seret Nama Jokowi Dalam Kasus Korupsi Bansos, Benarkah?

Cek Fakta: Mensos Risma Seret Nama Jokowi Dalam Kasus Korupsi Bansos, Benarkah?

Mamagini | Rabu, 31 Mei 2023 | 13:41 WIB

Wow! Kereta Api Cepat Mengaspal di Purwakarta

Wow! Kereta Api Cepat Mengaspal di Purwakarta

Purwasuka | Rabu, 31 Mei 2023 | 13:41 WIB

Elit Parpol Koalisi Perubahan Kumpul Bareng di Pulau Pribadi Surya Paloh, Terang-terangan Jadi Oposisi?

Elit Parpol Koalisi Perubahan Kumpul Bareng di Pulau Pribadi Surya Paloh, Terang-terangan Jadi Oposisi?

Linimasa | Rabu, 31 Mei 2023 | 13:38 WIB

CEK FAKTA: Kasus BTS, Jokowi Perintahkan Mahfud MD dan Sri Mulyani Sita Harta Surya Paloh?

CEK FAKTA: Kasus BTS, Jokowi Perintahkan Mahfud MD dan Sri Mulyani Sita Harta Surya Paloh?

Sumatera | Rabu, 31 Mei 2023 | 13:22 WIB

Selain Agenda Politik Nasional, Ini Alasan Pilkades Serentak di Kabupaten Bekasi Ditunda

Selain Agenda Politik Nasional, Ini Alasan Pilkades Serentak di Kabupaten Bekasi Ditunda

Bekaci | Rabu, 31 Mei 2023 | 13:18 WIB

Arti Istilah Cawe-Cawe yang Sering Diucapkan Presiden Jokowi Soal Pilpres

Arti Istilah Cawe-Cawe yang Sering Diucapkan Presiden Jokowi Soal Pilpres

Lifestyle | Rabu, 31 Mei 2023 | 13:15 WIB

Terkini

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 23:56 WIB

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

×