Awal Mula Mencuatnya Isu Kontrak Politik Ganjar dengan PDIP Soal Penentuan Menteri

Agatha Vidya Nariswari | Suara.com

Selasa, 13 Juni 2023 | 16:28 WIB
Awal Mula Mencuatnya Isu Kontrak Politik Ganjar dengan PDIP Soal Penentuan Menteri
Bakal calon presiden (Bacapres) PDIP, Ganjar Pranowo. [Suara.com/Bagaskara]

Suara.com - Bakal calon presiden (Bacapres) Ganjar Pranowo, disebut-sebut telah menandatangani kontrak politik dengan PDIP. Rumor ini merujuk pada penetapannya maju dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Dalam kontrak itu disebut-sebut bahwa PDIP akan ikut menentukan menteri jika Ganjar terpilih menjadi presiden. 

Adapun awal mula beredarnya isu tersebut berasal dari cuitan politisi PSI, Ade Armando. Ditambah sebelumnya ada pernyataan 'Ganjar Petugas Partai' oleh Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. Namun, soal kontrak itu, Ganjar dan partai banteng pun membantahnya.

Cuitan Ade Armando Sebut Ada Kontrak Politik Soal Pos Kursi Menteri

Ade Armando yang kini tergabung dengan PSI, mencuit soal isu kontrak politik yang diteken Ganjar dan PDIP. Adapun isinya, kata dia, terkait penentuan menteri hingga posisi strategis lain yang akan dilakukan oleh PDIP. Ia pun lantas meminta klarifikasi kepada pihak yang bersangkutan.

"Saya dapat kabar, Ganjar sudah meneken kontrak dengan PDIP bahwa kalau dia jadi presiden, penentuan orang-orang yang jadi menteri dan menempati posisi strategis akan ditentukan oleh PDIP. Ini perlu segera diklarifikasi karena info ini sudah beredar cukup luas. Mudah-mudahan salah," cuit Ade pada akun Twitternya, Minggu (11/6/2023).

Megawato Sebut Ganjar Petugas Partai

Dalam deklarasi Ganjar sebagai bacapres PDIP pada 21 April lalu, Megawati mengatakan bahwa dipilihnya Gubernur Jawa Tengah itu bukan semata-mata untuk kepentingan partai. Meski begitu, ia berharap Ganjar bisa mengklaim dirinya sendiri sebagai petugas partai.

"Kalau saya milih orang itu bukan kepentingan PDIP saja, tapi kemaslahatan pemerintahan Indonesia. Jadi kalau pilih Pak Ganjar bukan (kepentingan PDIP), meskipun saya bilang ‘Awas kalau kamu tidak ngomong kader partai, petugas partai’. Sadar juga untung beliau nurut,” ucap Megawati di Istana Batu Tulis, Bogor, Jumat (21/4/2023).

Sementara itu, Ganjar mengaku tidak keberatan disebut sebagai petugas partai. Baginya, istilah tersebut merupakan realitas yang akan dihadapi oleh semua kader jika ingin menduduki jabatan publik. Menurutnya, kader partai perlu menerima restu dari ketua umum.

"Sangat nyaman (disebut petugas partai). Kalau kita lihat orang berpartai, hampir semua partai, kalau tak ada tanda tangan dari ketum partai, dia tak akan bisa dapatkan jabatan publik. Mari kita baca konstitusi dan semua dari realitas," ujar Ganjar dalam wawancara dalam kanal Youtube milik Najwa Shihab.

Di sisi lain, Megawati mengaku kerap menerima beragam gangguan karena pernah menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai petugas partai. Ada yang menyebutnya tak memahami Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga PDIP.

Padahal, jelas Mega, dalam amanat kongres PDIP, disebutkan bahwa setiap kader yang tengah menjabat di partai dan pemerintahan adalah petugas partai. Ia bahkan menyebut dirinya sendiri dengan istilah itu. Maka, menurutnya tak ada yang salah dengan julukan petugas partai.

Bantahan PDIP dan Ganjar

Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Said Abdullah membantah isu Ganjar memilki kontrak politik dengan PDIP. Ia menegaskan bahwa satu-satunya yang disepakati dengan partai adalah soal menjalankan cita-cita perjuangan PDIP, yaitu menyejahterakan rakyat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Bawaslu Ciduk Ganjar Pranowo Bagi-bagi Sembako Saat Kunjungan Kerja, Benarkah?

CEK FAKTA: Bawaslu Ciduk Ganjar Pranowo Bagi-bagi Sembako Saat Kunjungan Kerja, Benarkah?

| Selasa, 13 Juni 2023 | 16:25 WIB

Bukan Prabowo-Anies, Rocky Gerung Anggap Ganjar Pranowo Sebagai Capres Paling Lemah

Bukan Prabowo-Anies, Rocky Gerung Anggap Ganjar Pranowo Sebagai Capres Paling Lemah

| Selasa, 13 Juni 2023 | 16:17 WIB

Ganjar Pranowo Mendadak Diundang Presiden Jokowi ke Istana, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Mendadak Diundang Presiden Jokowi ke Istana, Ada Apa?

| Selasa, 13 Juni 2023 | 15:57 WIB

Ini yang Terjadi Kalau Ganjar Pranowo Jadi Presiden Versi Penilaian Rocky Gerung

Ini yang Terjadi Kalau Ganjar Pranowo Jadi Presiden Versi Penilaian Rocky Gerung

| Selasa, 13 Juni 2023 | 15:45 WIB

Strategi PDIP Lobi-lobi Dekati 'Lawan', Beri Sinyal Gelar Pertemuan dengan Nasdem

Strategi PDIP Lobi-lobi Dekati 'Lawan', Beri Sinyal Gelar Pertemuan dengan Nasdem

Video | Selasa, 13 Juni 2023 | 15:42 WIB

Terkini

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Kotak Suara | Rabu, 08 Januari 2025 | 16:29 WIB

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Kotak Suara | Sabtu, 04 Januari 2025 | 13:58 WIB

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Kotak Suara | Selasa, 24 Desember 2024 | 06:12 WIB

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Kotak Suara | Senin, 23 Desember 2024 | 11:26 WIB

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Kotak Suara | Sabtu, 21 Desember 2024 | 14:37 WIB

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

Kotak Suara | Jum'at, 20 Desember 2024 | 23:22 WIB

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Kotak Suara | Kamis, 19 Desember 2024 | 19:26 WIB

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:51 WIB

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:27 WIB

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 12:34 WIB