Berikut Ini 3 Faktor Dukungan Warga Nahdliyin Semakin Kuat untuk AMIN

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Senin, 01 Januari 2024 | 18:41 WIB
Berikut Ini 3 Faktor Dukungan Warga Nahdliyin Semakin Kuat untuk AMIN
Capres nomor urut 1, Anies Baswedan dalam peresmian Posko Timnas AMIN di Yogyakarta. (Dok: Istimewa)

Suara.com - Pasangan Capres-Cawapres Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar atau AMIN menutup tahun 2023 dengan sangat apik karena mendapatkan dukungan yang terus mengalir dari warga Nahdliyin. Yang dimaksud dengan warga Nahdliyin ini ya mulai dari jamaah, santri, sampai kyai.

“Tak terbendung. Terakhir sebelum pulang ke Yogyakarta pada 30 Desember 2023, Pak Anies mendapatkan dukungan dari para kyai se-Ponorogo di Pesantren Al-Iman, Ponorogo. Sebelumnya mendapatkan dukungan dari Brebes, Rembang, Tuban, Bojonegoro. Alhamdulillah, hampir semua basis Nahdliyin di Jawa Barat, Jawa Timur dan Jawa Tengah semakin solid mendukung AMIN,” kata Muhammad Husnil Juru Bicara AMIN.

Secara kuantitafif, lanjutnya, hal ini bisa dilihat dari angka yang berhasil dipotret dari berbagai lembaga survei terkait AMIN yang sudah naik ke peringkat kedua. AMIN diyakini akan masuk ke putaran kedua dan Insya Allah melaju sebagai pemenang.

Menurut Husnil, ada tiga faktor mengapa dukungan dari Nahdliyin ini semakin kuat.

Pertama, warga Nahdliyin semakin sadar bahwa dari ketiga capres-cawapres yang ada saat ini, hanya pasangan AMIN yang benar-benar santri. Mereka menunjukkannya dengan sikap dan pengetahuannya sebagai santri.

“Pak Anies dan Gus Imin memperlakukan kyai-kyai secara takzim. Coba dicek saja, bagaimana Pak Anies salim ke kyai-kyai sepuh dan takzimnya beliau memperlakukan mereka. Dicium bolak-balik. Gus Imin juga begitu, ya memang santri tulen. Siapa yang meragukan ke-NU-an Gus Imin, berarti tidak tahu sejarah tentang NU,” kata Husnil.

Pasangan AMIN ini, kata Husnil, benar-benar mewujudkan impian dan imajinasi para kyai tentang tipikal pemimpin yang benar-benar berasal dari santri. “Pak Anies dan Gus Imin di berbagai kesempatan itu ya diberi kesempatan untuk membuktikan kesantrian mereka, mulai dari sikap terhadap kyai, kemampuan keduanya mengimami jamaah, memimpin tahlil, bahkan sampai memimpin bacaan sholawat. Keduanya sangat bisa.”

Yang unik, Husnil menceritakan bahwa di banyak sowan dengan kyai-kyai sepuh itu baik Pak Anies maupun Gus Imin mendapatkan ijazah doa untuk diamalkan.

“Pemberian ijazah doa atau wirid ini bukan praktik sembarangan, tidak semua yang sowan itu mendapatkan ijazah. Tergantung tingkatannya. Kalau kyai sepuh itu menilai bahwa orang yang sowan itu sudah bisa mengamalkannya dan berada pada tingkatan cukup tinggi, beliau akan mengijazahkan doa-doa tertentu. Khusus untuk Pak Anies dan Gus Imin, banyak kyai yang akhirnya melakukan tirakat untuk melindungi keduanya melalui jalur-jalur langit.”

“Yang paling mengharukan adalah para kyai itu kemudian membentuk santri khusus untuk melakukan tirakat-tirakat untuk AMIN. Kalau yang lain, mungkin akan bergerak kalau ada logistik. Yang ini berbeda, justru para kyai itu yang mengeluarkan logistik sendiri untuk keperluan AMIN. Jumlahnya sudah ratusan kyai dan mungkin lebih dari ratusan ribuan santri yang melakukan ini. Mereka rutinan. Saya bahkan sering hampir tak bisa berkata-kata lagi melihat dukungan tulus dari para kyai ini.”

Yang menggerakkan mereka, kata Husnil, karena hanyaAnies dan Gus Imin yang sudah bekerja secara nyata terhadap kepentingan umat dan santri.

“Baru di era Pak Anies ada beasiswa untuk santri dan siswa madrasah di Jakarta, kelompok yang sering terlupakan. Pak Anies juga memberikan perhatian untuk kesejahteraan para pengurus masjid, guru madrasah, menjadikan para ulama sebagai penasihat beliau atas berbagai masalah yang ada di Jakarta. Kyai, ulama, habaib ditempatkan begitu terhormat dan dihormati oleh Pak Anies selama di Jakarta.”

“Kalau terkait Gus Imin, kita jangan lupa bagaimana beliau memperjuangkan peringatan Hari Santri, memperjuangkan UU Pesantren di parlemen melalui kekuatan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).”

Menurut Husnil, kalau calon yang lain mungkin mengucapkan janji untuk membela umat atau membela santri dan Nahdliyin, Anies dan Gus Imin justru tinggal membuka kembali rekam jejak mereka. AMIN membawa bukti nyata. Ke depannya, tentu ada banyak sekali program dan keberpihakan untuk kalangan Nahdliyin ini. “Para kyai, santri, dan Nahdliyin lebih mempercayai yang sudah membawa bukti.”

Ketiga, dari dua alasan di atas itu, para kyai dan santri benar-benar melihat harapan tentang kebangkitan politik santri ada di AMIN. “Para kyai dan warga Nahdliyin merasa bahwa inilah momentum yang paling tepat untuk melihat kebangkitan politik santri. Dari berbagai fase sejarah, santri tak pernah mendapatkan kesempatan sejauh ini, padahal termasuk yang mendirikan republik ini. Bahkan sampai kemarin dengan pemilihan Kyai Ma’ruf Amin, para kyai akhirnya kecewa karena beliau ternyata hanya dijadikan sebagai penggaet suara saja. Tidak diberi kewenangan strategis yang lebih luas.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Andika Perkasa: Prajurit TNI Penganiaya Relawan Ganjar-Mahfud Harus Dijerat Pasal Berlapis

Andika Perkasa: Prajurit TNI Penganiaya Relawan Ganjar-Mahfud Harus Dijerat Pasal Berlapis

Kotak Suara | Senin, 01 Januari 2024 | 17:41 WIB

Internal Timnas AMIN Memanas, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said: Ke Depan Jangan Dipolemik

Internal Timnas AMIN Memanas, Ahmad Ali Minta Maaf ke Sudirman Said: Ke Depan Jangan Dipolemik

Kotak Suara | Senin, 01 Januari 2024 | 16:48 WIB

Anies Baswedan Kewalahan Jawab Pertanyaan Netizen Saat Live TikTok: Apa Itu Terminologi Baru?

Anies Baswedan Kewalahan Jawab Pertanyaan Netizen Saat Live TikTok: Apa Itu Terminologi Baru?

Entertainment | Senin, 01 Januari 2024 | 17:45 WIB

Kubu AMIN Sebut Capres yang Masih Menjabat Belum Tentu Paham Semua Urusan, Sindir Prabowo?

Kubu AMIN Sebut Capres yang Masih Menjabat Belum Tentu Paham Semua Urusan, Sindir Prabowo?

Kotak Suara | Senin, 01 Januari 2024 | 15:41 WIB

Kepincut Program Makan Siang Gratis, Ratusan Guru Swasta Kabupaten Demak Dukung Prabowo-Gibran

Kepincut Program Makan Siang Gratis, Ratusan Guru Swasta Kabupaten Demak Dukung Prabowo-Gibran

Kotak Suara | Senin, 01 Januari 2024 | 14:18 WIB

Ikuti Jejak Anies Baswedan, Mahfud MD Live TikTok Bicara Resolusi 2024

Ikuti Jejak Anies Baswedan, Mahfud MD Live TikTok Bicara Resolusi 2024

Lifestyle | Senin, 01 Januari 2024 | 12:27 WIB

Terkini

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Kotak Suara | Rabu, 08 Januari 2025 | 16:29 WIB

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Kotak Suara | Sabtu, 04 Januari 2025 | 13:58 WIB

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Kotak Suara | Selasa, 24 Desember 2024 | 06:12 WIB

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Kotak Suara | Senin, 23 Desember 2024 | 11:26 WIB

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Kotak Suara | Sabtu, 21 Desember 2024 | 14:37 WIB

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

Kotak Suara | Jum'at, 20 Desember 2024 | 23:22 WIB

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Kotak Suara | Kamis, 19 Desember 2024 | 19:26 WIB

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:51 WIB

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:27 WIB

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 12:34 WIB