Strategi Minta Balas Budi Tidak Tepat, Pengamat: Kan Sudah Dapat Wagub DKI

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Sabtu, 13 Januari 2024 | 17:31 WIB
Strategi Minta Balas Budi Tidak Tepat, Pengamat: Kan Sudah Dapat Wagub DKI
Capres nomor urut dua, Prabowo Subianto (kiri) bersalaman dengan Capres nomor urut satu, Anies Baswedan (kanan) saat Debat Capres Ketiga di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Strategi komunikasi menagih balas-jasa atau mengangkat ‘Hutang-Budi’ dianggap Tidak Tepat. Balas jasa yang sejati, terpenting dan tertinggi serta wajib ditunaikan oleh Pemimpin justru adalah kepada masyarakat. Hal ini ditegaskan oleh Nur Iswan, Pengamat Kebijakan dan Bisnis (Sabtu, 13/01/24) di Jakarta saat dimintai pandangannya tentang balas jasa politik atau hutang budi politik.

“Strategi penagihan balas jasa itu tak tepat. Hutang jasa sejati Pejabat Publik adalah kepada masyarakat maupun seluruh stake-holder yang dipimpinnya. Balas jasa atau balas budi yang wajib dilunasinya adalah dengan melayani dan memimpin sungguh-sungguh, sebaik-baiknya dan seadil-adilnya. Bukan kepada pribadi-pribadi atau kelompok politik tertentu,” tegas Iswan, Sabtu (13/1).

Isu tentang ‘balas jasa’ politik atau ‘hutang-budi’ politik, dalam pengamatan Iswan, muncul akhir-akhir ini dalam konteks kompetisi Pilpres. Strategi komunikasi ini, dipergunakan Kubu Paslon 2 (Prabowo-Gibran) untuk menyerang Paslon 01 (Anies-Imin).

“Kira-kira ilustrasinya begini: Prabowo membangun narasi, Anies tidak pantas bicara etika. Karena Anies tidak tahu membalas budi baik ke Prabowo yang mengusungnya di Pilgub DKI 2017. Jika dicermati lebih jernih, maaf ya, narasi ini tidak tepat,” kata alumni Carleton University, Canada ini.

Iswan menjelaskan lebih jauh, pertama, Anies bisa maju jadi Cagub DKI dan kemudian menang Pilgub itu, bukan karena jasa atau budi baik seorang Prabowo saja. Banyak sekali pihak yang berperan dan terlibat.

“Kalau PKS tidak terlibat dan tidak mendukung misalnya, emang Prabowo dan Gerindra bisa? emang Anies-Sandi bisa menang? Belum lagi tokoh masyarakat yang lain, tokoh betawi misalnya. Di atas semua itu, kalau rakyat DKI juga tidak mendukung dan memilih pasangan ini, emang bisa menang gitu?” Kata Iswan yang mengamati dari dekat Pilgub DKI 2017.

Makanya, tegas Iswan, lagi-lagi utang Anies terbesar adalah kepada warga DKI. Baik yang memilihnya atau tidak memilihnya.

“Dan utang itu sudah dilunasinya selama 5 tahun. Mayoritas warga DKI puas dan bangga melihat Jakarta hari ini. Jauh lebih bersih, lebih baik dan lebih tertata,” jelas Iswan.

Hal yang Kedua, lanjut Iswan, Gerindra sesungguhya sudah mendapat balas jasa politiknya. Gerindra mendapat jatah Wakil Gubernur semasa Anies memimpin DKI 2017-2022.

baca juga

“Ingat ya, coba lihat kilas balik di peta politik DKI ini. Periode, 2017-2019 Wakil Gubernur DKI itu Sandiaga Uno. Saat itu, Sandi kan Kader Gerindra. Pada saat Sandi mundur karena tergiur maju Cawapres 2019, siapa yang menggantikan? Bukankah Ariza Patria, dari Gerindra juga. Mestinya kan dari PKS, bukan? Tapi Anies dan PKS legowo. Berarti lunas!” tegas Iswan sambil senyum.

Terakhir, Iswan mengatakan, masyarakat sudah semakin cerdas dalam memilih. Strategi menagih hutang budi dan hutang jasa yang dilakukan oleh Paslon 02 itu sepertinya harus dikaji ulang oleh Prabowo-Gibran dan timsesnya.

“Kultur Masyarakat kita kurang suka kalau ada orang yang menggembar-gemborkan jasa baiknya. Apalagi itu dilakukan pemimpin. Terlebih lagi dilakukan sambil mengumpat dan memprovokasi rakyatnya. Kurang elok. Lebih baik, komunikasikan saja hal-hal baik yang sudah, sedang, dan akan dilakukan,” ungkap Iswan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wow! Mantan Anak Buah Prabowo Dukung Ganjar Pranowo: Beliau Capres Terbaik

Wow! Mantan Anak Buah Prabowo Dukung Ganjar Pranowo: Beliau Capres Terbaik

Kotak Suara | Sabtu, 13 Januari 2024 | 17:18 WIB

Ditanya soal Peluang Koalisi, Kapten Timnas AMIN Akui Punya Kesepahaman dengan TPN Ganjar-Mahfud

Ditanya soal Peluang Koalisi, Kapten Timnas AMIN Akui Punya Kesepahaman dengan TPN Ganjar-Mahfud

Kotak Suara | Sabtu, 13 Januari 2024 | 17:02 WIB

Prabowo: Pilih Presiden Nomor Dua di Tengah, Jangan Pilih Yang..

Prabowo: Pilih Presiden Nomor Dua di Tengah, Jangan Pilih Yang..

Kotak Suara | Sabtu, 13 Januari 2024 | 16:56 WIB

Terduga Pelaku Ancam Tembak Anies Ditangkap, Prabowo: Emang Itu Pendukung Saya?

Terduga Pelaku Ancam Tembak Anies Ditangkap, Prabowo: Emang Itu Pendukung Saya?

Kotak Suara | Sabtu, 13 Januari 2024 | 16:51 WIB

Adu Jejak Karier Mutiara Baswedan vs Didit Prabowo vs Alam Ganjar, Siapa Paling Mentereng?

Adu Jejak Karier Mutiara Baswedan vs Didit Prabowo vs Alam Ganjar, Siapa Paling Mentereng?

Lifestyle | Sabtu, 13 Januari 2024 | 16:29 WIB

Pelaku Pengancam Anies Ditangkap Polisi, TKN Prabowo-Gibran Buka Suara, Begini Katanya

Pelaku Pengancam Anies Ditangkap Polisi, TKN Prabowo-Gibran Buka Suara, Begini Katanya

News | Sabtu, 13 Januari 2024 | 16:27 WIB

Terkini

Titik Terang Pencarian: Sinyal Terakhir 5 Jurnalis Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi

Titik Terang Pencarian: Sinyal Terakhir 5 Jurnalis Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi

News | Sabtu, 12 September 2026 | 17:39 WIB

Hilang Kendali di Depan Mal Ramayana Bandar Lampung, Pengendara Xeon Tewas Tabrak Pagar Trotoar

Hilang Kendali di Depan Mal Ramayana Bandar Lampung, Pengendara Xeon Tewas Tabrak Pagar Trotoar

Lampung | Sabtu, 12 September 2026 | 17:36 WIB

Lagu Mungkin di Depan Buram dan Harapan di Tengah Ketidakpastian Masa Depan

Lagu Mungkin di Depan Buram dan Harapan di Tengah Ketidakpastian Masa Depan

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 17:30 WIB

TransJakarta Bantah Sopir Ugal-ugalan: CCTV Ungkap Pemotor Potong Jalur!

TransJakarta Bantah Sopir Ugal-ugalan: CCTV Ungkap Pemotor Potong Jalur!

News | Sabtu, 12 September 2026 | 17:30 WIB

Hasil Super League: Persija Menang Dramatis atas Persib di Stadion GBK

Hasil Super League: Persija Menang Dramatis atas Persib di Stadion GBK

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 17:27 WIB

Motif Pengeroyokan Bambang Terungkap! Tersangka Ngaku Kesal Mata Pencaharian Terganggu Kericuhan

Motif Pengeroyokan Bambang Terungkap! Tersangka Ngaku Kesal Mata Pencaharian Terganggu Kericuhan

News | Sabtu, 12 September 2026 | 17:26 WIB

Riset Ilmuwan Menemukan Formula Protein Baru Penawar Bisa Ular Derik

Riset Ilmuwan Menemukan Formula Protein Baru Penawar Bisa Ular Derik

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 17:25 WIB

Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru

Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru

Jogja | Sabtu, 12 September 2026 | 17:23 WIB

Kabur Usai Tabrak Motor, Mobil Oknum Polisi Malah Hantam Mobil Rekan Seprofesi di Bandar Lampung

Kabur Usai Tabrak Motor, Mobil Oknum Polisi Malah Hantam Mobil Rekan Seprofesi di Bandar Lampung

Lampung | Sabtu, 12 September 2026 | 17:23 WIB

Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga

Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 17:16 WIB

×