Anggaran Alutsista Jadi Sorotan, Pegiat Anti Korupsi Sebut Kemhan Tak Transparan Soal Utang Luar Negeri

Ria Rizki Nirmala Sari, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 16 Januari 2024 | 19:49 WIB
Anggaran Alutsista Jadi Sorotan, Pegiat Anti Korupsi Sebut Kemhan Tak Transparan Soal Utang Luar Negeri
ILUSTRASI - Pengunjung melihat Alutsista (Alat utama Sistem Senjata) di Skakdron Udara 45 Halim Perdana Kusuma Jakarta Timur, Sabtu (9/2). [Suara.com/Fakhri Hermansyah]

Suara.com - Direktur Laboratorium Anti Korupsi, Adnan Topan Husodo turut menyoroti soal polemik anggaran Kementerian Pertahanan atau Kemhan RI yang digunakan untuk pembelian alutsista yang dibahas dalam debat capres beberapa waktu lalu.

Ia mengakui, memang kebutuhan pertahanan negara membutuhkan dana yang besar.

Bukan hanya untuk alutsista, kebutuhan Kemhan juga mencakup hal operasional hingga gaji pegawai. Namun, ia menyoroti soal utang luar negeri pembelian alutsista yang dilakukan Kemhan.

"Hampir separuh dari anggaran pertahanan setiap tahun juga habis untuk gaji pegawainya, belanja modal, belanja barang, yang oleh karena anggaran sedikit itu mau tidak mau dalam setiap kali pengadaan alutsista melibatkan hutang luar negeri," ujar Adnan kepada wartawan, Kamis (16/1/2024).

Menhan Prabowo Subianto menyerahkan pesawat buatan PTDI ke TNI AU. (Dok Kemenhan)
Menhan Prabowo Subianto menyerahkan pesawat buatan PTDI ke TNI AU. (Dok Kemenhan)

Adnan menjelaskan, skema utang luar negeri yang dikelola Kemhan tidak banyak diketahui. Jika merujuk pada defense integrity indeks yang dikeluarkan oleh Transparency Internasional, setidaknya pada tahun 2019 kemarin, indeks Kemhan RI ada di angka D yang kategori resiko korupsinya itu sangat tinggi untuk sektor pertahanan.

"Alasannya adalah karena aspek transparansinya paling buruk," kata Adnan.

Ia menyebut skema kerja sama di Kemhan sarat akan konflik kepentingan. Ia mencontohkan ketika Menhan Prabowo Subianto lewat surat Nomor B/2099/M/XI/2020, tertanggal 16 November 2020, menunjuk PT TMI.

"Ini sebetulnya sudah rame di medsos berbulan-bulan lalu, tapi sayang Capres tidak mengangkat cukup detail, padahal ini sangat berkaitan dengan sebuah negara dikelola tanpa system anti korupsi yang kuat," ungkapnya.

Dalam surat itu, kata Adnan, Prabowo sebagai Menhan sudah membuat perusahaan yang juga dikelola dan dikendalikan langsung oleh Prabowo, yakni PT TMI sebagai pihak yang akan mengurus berbagai hal, termasuk pengadaan alutsista.

baca juga

Apalagi karena PT TMI merupakan perusahaan swasta, maka skema kerja sama utang Kemhan tidak terpublikasi.

"Kita juga tidak tahu hubungan terakhir PT TMI dengan Prabowo hari ini. Apakah diputus berubah setelah dikritik atau terus berjalan sesuai dengan skema surat yang pernah terbit? Isu yang mau saya sampaikan bahwa tansparansi pengadaan alutsista buruk sekali," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Digunakan Menyerang Houthi, Ini Spesifikasi Pesawat Eurofighter Typhoon yang Digunakan AS dan Inggris

Digunakan Menyerang Houthi, Ini Spesifikasi Pesawat Eurofighter Typhoon yang Digunakan AS dan Inggris

Your Say | Selasa, 16 Januari 2024 | 18:20 WIB

Ini Tiga Faktor Penting yang Harus Dicek Pemerintah Saat Beli Alat Perang

Ini Tiga Faktor Penting yang Harus Dicek Pemerintah Saat Beli Alat Perang

News | Senin, 15 Januari 2024 | 22:16 WIB

Imparsial Kritik Kinerja Prabowo Selama Jadi Menhan: Lucu Bin Konyol

Imparsial Kritik Kinerja Prabowo Selama Jadi Menhan: Lucu Bin Konyol

News | Senin, 15 Januari 2024 | 15:29 WIB

Dear Pak Jokowi! Utang Luar Negeri RI Kian Bengkak Kini Tembus Rp6.231 Triliun

Dear Pak Jokowi! Utang Luar Negeri RI Kian Bengkak Kini Tembus Rp6.231 Triliun

Bisnis | Senin, 15 Januari 2024 | 12:54 WIB

Soal Anggaran Rp 700 Triliun, Lutfi: Bukan Hanya untuk Belanja Senjata Baru

Soal Anggaran Rp 700 Triliun, Lutfi: Bukan Hanya untuk Belanja Senjata Baru

News | Minggu, 14 Januari 2024 | 20:00 WIB

Diserang Isu Alutsista Bekas, Wamenhan Sebut Prabowo Cetak Sejarah dengan Membeli 42 Pesawat Tempur Baru

Diserang Isu Alutsista Bekas, Wamenhan Sebut Prabowo Cetak Sejarah dengan Membeli 42 Pesawat Tempur Baru

Bisnis | Sabtu, 13 Januari 2024 | 06:51 WIB

Terkini

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:15 WIB

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:06 WIB

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

×