Saling Memanas Bongkar Borok, Ini Beda Latar Pendidikan Luhut Vs Tom Lembong Vs Bahlil

Farah Nabilla

Jum'at, 26 Januari 2024 | 13:45 WIB
Saling Memanas Bongkar Borok, Ini Beda Latar Pendidikan Luhut Vs Tom Lembong Vs Bahlil
Kolase foto Luhut Binsar Pandjaitan, Tom Lembong, dan Bahlil Lahadalia.

Suara.com - Disebutnya nama Tom Lembong oleh Gibran Rakabuming Raka dalam debat cawapres, Minggu (21/1/2024), rupanya berbuntut panjang. Terlebih usai Co-Captain Timnas Anies-Muhaimin itu turut berbicara soal Presiden Jokowi.

Tom Lembong menyinggung bahwa Jokowi diberi contekan pidato oleh dirinya saat masih menjabat sebagai Menteri Perdagangan (Mendag). Setelah itu, sejumlah pejabat yang berada di sisi Jokowi mulai 'menyerang' Tom.

Di antaranya, Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia yang kompak mengungkap kegagalan Tom. Hal ini lalu membuat latar belakang pendidikan ketiganya ikut disorot.

Pendidikan Luhut Vs Tom Lembong Vs Bahlil

Luhut pernah mengenyam pendidikan di SD Yayasan Cendana milik perusahaan minyak tempat ayahnya bekerja, yakni Caltex. Begitu lulus, ia melanjutkan studinya ke SMP Yayasan Cendana dan SMAN 1 Pekanbaru.

Namun, ia dipindahkan ke SMA Penaburan, Bandung. Adapun saat G30S PKI pecah, Luhut ikut menyuarakan aksinya dalam menentang PKI dan pemerintahan orde lama melalui Kesatuan Aksi Pelajar Indonesia (KAPI).

Baru di tahun 1967, Luhut mendaftarkan diri sebagai prajurit TNI melalui Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) dan diterima. Ia pun diberikan Adhi Makayasa karena menjadi lulusan terbaik pada 1970.

Setelah itu, Luhut mengikuti Kursus Dasar Kecabangan Infanteri (SUSSARCABIF) dan kembali menjadi lulusan terbaik. Hal ini juga diterimanya usai menjalani Kursus Komando hingga diberi Sangkur Perak Komando.

Luhut pun tercatat mengikuti beberapa kursus lainnya. Mulai dari Kursus Lintas Udara yang turut diberi penghargaan Trophy Payung Emas, Kursus Lanjutan Perwira/SUSLAPA I, hingga Kursus Lanjutan Perwira/SUSLAPA II.

baca juga

Lalu, ia juga pernah mengikuti pendidikan di Sekolah Staf Komando Angkatan Darat (SESKOAD) dan Sekolah Staf Dan Komando ABRI (SESKO ABRI). Tak lupa pula Lembaga Ketahanan Nasional (LEMHANNAS).

Selain di bidang militer, Luhut juga mengenyam pendidikan lain. Ia diketahui merupakan lulusan Masters in Public Administration, George Washington University, dan National Defense University, Amerika Serikat.

Sementara itu, Tom Lembong diketahui pernah bersekolah di Jerman. Pendidikan dasar ini ia enyam sampai usianya 10 tahun. Kemudian, ia melanjutkan jenjang SD dan SMP-nya itu di Sekolah Regina Pacis, Jakarta.

Ia yang juga pernah menjadi Kepala BKPM itu kemudian pindah ke Boston, Amerika Serikat. Tepatnya, saat memasuki jenjang SMA. Lalu, ia berhasil lulus dari Universitas Harvard S1 Arsitektur dan Tata Kota pada 1994.

Terakhir, ada Bahlil yang mengenyam pendidikannya di SDN 1 Seram Timur dan SMPN 1 Seram Timur, Maluku. Lalu, ia pindah ke Fakfak, Papua dan melanjutkan studi menengah atasnya di sana. Tepatnya ke SMA YAPIS Fakfak.

Setelah itu, Bahlil berkuliah di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay di Jayapura, Papua. Namun, ia mengaku lulus sangat telat, yakni pada usia 26 tahun. Hal ini karena keterlibatannya dalam kerusuhan Mei 1998 silam.

Luhut dan Bahlil Ungkap Kegagalan, Ini Respon Tom Lembong

Di waktu yang sama, Luhut dan Bahlil kompak mengungkap soal kegagalan Tom Lembong saat menjadi Kepala BKPM. Sebut saja terkait gagalnya sejumlah investasi, seperti pada Lotte Chemical dan PLTS Terapung Cirata.

Menanggapi ucapan Luhut dan Bahlil, Tom Lembong menyebut hal itu sebagai puncak dari kesalahan strategi tim debat cawapres. Ia mengibaratkan 'kebakaran' yang dibuat pihak Gibran justru membakar mereka sendiri.

Menurutnya, 'api' yang dihasilkan begitu besar hingga sosok-sosok hebat dikerahkan untuk memadamkannya. Mulai dari Luhut, Bahlil, Habiburokhman hingga Budiman Sudjatmiko, yang sampai buka suara 'menyerangnya'.

"Kayaknya kesalahan besar kemarin di debat cawapres mengerahkan strategi untuk Mas Gibran mengangkat nama saya berkali-kali. Itu backfire secara spektakuler itu asli senjata makan tuan," kata Tom Lembong ketika wawancara dengan jurnalis senior, Uni Lubis.

"Saya istilahkan semuanya lagi memadamkan kebakaran, pasukan pemadam kebakaran sampai segitunya berarti ini benar-benar kebakaran yang dahsyat," lanjut Tom Lembong.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Adu Necis Tom Lembong vs Marty Natalegawa, 2 Mantan Menteri Viral Karena Gaya Perfeksionisnya

Adu Necis Tom Lembong vs Marty Natalegawa, 2 Mantan Menteri Viral Karena Gaya Perfeksionisnya

Lifestyle | Jum'at, 26 Januari 2024 | 12:37 WIB

Disenggol 'Harvard Kalah Sama STIE', Ini Beda Level Pendidikan Tom Lembong vs Bahlil Lahadalia

Disenggol 'Harvard Kalah Sama STIE', Ini Beda Level Pendidikan Tom Lembong vs Bahlil Lahadalia

Lifestyle | Jum'at, 26 Januari 2024 | 11:08 WIB

Cerita Pedih di Balik Suara Ngebas Tom Lembong yang Disukai Donald Trump

Cerita Pedih di Balik Suara Ngebas Tom Lembong yang Disukai Donald Trump

Kotak Suara | Kamis, 25 Januari 2024 | 21:24 WIB

Geser Jebolan Harvard Jadi Bos BKPM, Harta Bahlil Lahadalia 3 Kali Lipat Lampaui Tom Lembong

Geser Jebolan Harvard Jadi Bos BKPM, Harta Bahlil Lahadalia 3 Kali Lipat Lampaui Tom Lembong

Lifestyle | Kamis, 25 Januari 2024 | 20:22 WIB

Dari Mozart sampai Doja Cat, Selera Musik Tom Lembong Terkuak Lewat Spotify Wrapped 2023

Dari Mozart sampai Doja Cat, Selera Musik Tom Lembong Terkuak Lewat Spotify Wrapped 2023

Lifestyle | Kamis, 25 Januari 2024 | 18:57 WIB

Riwayat Pendidikan Bahlil Lahadalia, Jebolan Dalam Negeri Lengserkan Tom Lembong Alumni Harvard dari BKPM

Riwayat Pendidikan Bahlil Lahadalia, Jebolan Dalam Negeri Lengserkan Tom Lembong Alumni Harvard dari BKPM

Lifestyle | Kamis, 25 Januari 2024 | 19:07 WIB

Terkini

Cara Memeriksa Izin Aplikasi Android agar Privasi Lebih Terjaga, Cegah Datamu Dijual ke Pengiklan!

Cara Memeriksa Izin Aplikasi Android agar Privasi Lebih Terjaga, Cegah Datamu Dijual ke Pengiklan!

Tekno | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:07 WIB

5 HP Tecno Kamera 108 MP Paling Murah, RAM Besar untuk Multitasking

5 HP Tecno Kamera 108 MP Paling Murah, RAM Besar untuk Multitasking

Tekno | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:07 WIB

Konser di Borobudur, Andrea Bocelli Bawa Perdamaian & Misi Donasi 100.000 Sepatu Bagi Anak Palestina

Konser di Borobudur, Andrea Bocelli Bawa Perdamaian & Misi Donasi 100.000 Sepatu Bagi Anak Palestina

Entertainment | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:56 WIB

PDIP Bicara Peluang Hak Angket Usai Putusan MA Soal Gibran: Pembicaraan Lintas Parpol Makin Masif

PDIP Bicara Peluang Hak Angket Usai Putusan MA Soal Gibran: Pembicaraan Lintas Parpol Makin Masif

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:51 WIB

Kisah Cinta, Kutu Buku, dan Petualangan Surealis: Review Jagat Rajawali Karya Eko Darmoko

Kisah Cinta, Kutu Buku, dan Petualangan Surealis: Review Jagat Rajawali Karya Eko Darmoko

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:46 WIB

Pembalut Wanita Kena PPN, Irma Chaniago Semprot Menkeu: Tidak Cerdas dan Tak Pro Gender

Pembalut Wanita Kena PPN, Irma Chaniago Semprot Menkeu: Tidak Cerdas dan Tak Pro Gender

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Hasto Soal Putusan MA Ijazah Gibran: Tak Ada Kebohongan Abadi dalam Politik

Hasto Soal Putusan MA Ijazah Gibran: Tak Ada Kebohongan Abadi dalam Politik

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:44 WIB

Perbedaan Fungsi Retinol, Niacinamide, dan Vitamin C, Mana yang Dibutuhkan Kulitmu?

Perbedaan Fungsi Retinol, Niacinamide, dan Vitamin C, Mana yang Dibutuhkan Kulitmu?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:40 WIB

Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot

Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:17 WIB

Memahami Perbedaan Buku Nikah, Akta Nikah, dan Kartu Nikah

Memahami Perbedaan Buku Nikah, Akta Nikah, dan Kartu Nikah

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:10 WIB

×