Geser Jebolan Harvard Jadi Bos BKPM, Harta Bahlil Lahadalia 3 Kali Lipat Lampaui Tom Lembong

Kamis, 25 Januari 2024 | 20:22 WIB
Geser Jebolan Harvard Jadi Bos BKPM, Harta Bahlil Lahadalia 3 Kali Lipat Lampaui Tom Lembong
Menteri Investasi Bahlil Lahadalia saat menyampaikan keterangan pers di Kantor Presiden, Rabu (24/8/2022). [Biro Pers Sekretariat Presiden]

Suara.com - Disebutnya nama mantan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Trikasih Lembong alias Tom Lembong oleh Gibran Rakabuming Raka di debat cawapres pada Minggu (21/1/2024) membuat sosoknya terus ramai diperbincangkan publik.

Namun bukan hanya Tom, publik juga jadi ramai membandingkannya dengan sosok Kepala BKPM penggantinya, Bahlil Lahadalia. Apalagi karena profil pendidikan keduanya yang cukup bertolak belakang, di mana Tom lebih banyak menghabiskan masa sekolahnya di luar negeri, sedangkan Bahlil menempuh studi di Maluku dan Papua.

Sebagai informasi, Tom pernah bersekolah di Jerman, Indonesia, dan Amerika Serikat, hingga akhirnya dia menempuh pendidikan tinggi S1 Arsitektur dan Tata Kota di Universitas Harvard.

Sedangkan Bahlil yang dilantik menggantikan Tom sebagai Kepala BKPM lebih banyak bersekolah di Indonesia. Bahlil diketahui berkuliah di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay Jayapura, Papua, dan baru tuntas di usianya yang ke-26.

Harta Kekayaan Bahlil Lahadalia vs Tom Lembong

Gaya Tom Lembong. (Instagram)
Gaya Tom Lembong. (Instagram)

Tak hanya aspek pendidikannya, harta kekayaan Bahlil Lahadalia dan Tom Lembong juga menarik untuk disorot. Sebab harta kekayaan sang Menteri Investasi ternyata sampai 3 kali lipat lebih banyak ketimbang Tom.

Dikutip dari LHKPN Tom per tahun 2019, yakni di akhir masa jabatannya sebagai Kepala BKPM, Tom mengaku mempunyai harta kekayaan sebesar Rp101.573.886.322. Namun Tom saat itu melaporkan keberadaan utang sebesar Rp86.895.328, sehingga total harta kekayaan bersihnya adalah Rp101,49 miliar.

Namun berbeda dengan kebanyakan pejabat lain, Tom justru tidak memiliki aset berupa tanah dan bangunan maupun kendaraan bermotor. Harta kekayaannya yang sampai ratusan miliar Rupiah disimpan dalam bentuk harta bergerak, surat berharga, kas dan setara kas, serta harta lainnya.

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahli Lahadalia/Achmad Fauzi
Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahli Lahadalia/Achmad Fauzi

Sedangkan menurut LHKPN pada tahun 2019 alias di awal masa jabatannya sebagai Kepala BKPM, Bahlil mengaku mempunyai harta kekayaan sebesar Rp295.149.680.731 alias hampir 3 kali lipat harta kekayaan Tom. Sebagian besar dari harta kekayaan ini disimpan dalam bentuk tanah dan bangunan.

Baca Juga: Dari Mozart sampai Doja Cat, Selera Musik Tom Lembong Terkuak Lewat Spotify Wrapped 2023

Bahkan harta kekayaannya bertambah menjadi Rp302,47 miliar dalam LHKPN tertanggal 31 Desember 2022. Sebanyak Rp284,1 miliar di antaranya berupa tanah dan bangunan, kemudian terdapat kendaraan bermotor senilai total Rp115,6 juta, surat berharga sebesar Rp2,01 miliar, serta kas dan setara kas dengan nilai Rp16,24 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI