PDIP Sampaikan Keberatan atas Sidang Pleno Rekapitulasi Suara Dua Panel, Sampai Ungkit PKPU

Dwi Bowo Raharjo, Dea Hardiningsih Irianto

Kamis, 29 Februari 2024 | 15:51 WIB
PDIP Sampaikan Keberatan atas Sidang Pleno Rekapitulasi Suara Dua Panel, Sampai Ungkit PKPU
Ilustrasi KPU. [Suara.com/Adrian Mahakam]

Suara.com - Saksi dari PDI Perjuangan, Harli, menyampaikan keberatan atas rencana penghitungan rekapitulasi suara nasional secara dua panel dalam rapat pleno terbuka yang digelar Komisi Pemilihan Umim (KPU) RI.

Harli mengaku keberatan dengan rencana tersebut lantaran saksi dari tim PDIP yang hadir hanya berjumlah beberapa orang saja.

"Izin mas kami ini cuma berapa orang (saksi), enggak cukup," ujar Harli kepada Anggota KPU Idham Holik di ruang sidang utama KPU, Jakarta Pusat, Kamis (29/2/2024).

Dia pun mengungkit soal Peraturan KPU (PKPU) yang mengatur pembentukan dua panel yang hanya dapat dibuat berdasarkan Surat Keterangan (SK) KPU.

Terkait itu, Komisioner KPU RI Idham Holik membenarkan pernyataan Harli. Namun, dia menjelaskan demi efektivitas penghitungan rekapitulasi, maka langkah dua panel ini dirasa KPU harus dilakukan.

Harli kemudian menekankan keberatan pihaknya jangan dikaitkan dengan perkara teknis. Ia juga mengingatkan tentang pemilu merupakan momentum kenegaraan yang terjadi lima tahun sekali.

"Jangan dihalang-halangi oleh hal-hal teknis, mau berangkat, mau apa, bagi saya persoalan. Artinya kita setengah hati untuk mendudukkan secara benar persoalan kedaulatan rakyat ini," tuturnya.

Rencananya, penghitungan bakal digelar dengan dua panel di ruang sidang utama dan di halaman kantor KPU RI. Idham mengatakan dua panel itu akan digelar usai jeda rapat pleno.

"Selanjutnya, nanti pasca istirahat, kita akan membagi panel rekapitulasi, ada panel A, dan ada panel B, dan berdasarkan data yang kami peroleh para saksi dari peserta pemilu juga sudah mengutus para saksinya lebih dari satu," ujar Idham.

baca juga

Sejauh ini KPU telah melakukan rekapitulasi nasional untuk tujuh PPLN yaitu, Athena, Yunani; Perth, Australia; Manila, Filipina; Rabat, Maroko; Praha, Republik Ceko; Manama, Bahrain; dan Tokyo, Jepang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPU: Hasil Penghitungan Suara Luar Negeri Tak Gunakan Sirekap

KPU: Hasil Penghitungan Suara Luar Negeri Tak Gunakan Sirekap

Kotak Suara | Kamis, 29 Februari 2024 | 12:25 WIB

Rekapitulasi Suara KPU: Prabowo-Gibran Menang di Manila, Ganjar-Mahfud di Perth

Rekapitulasi Suara KPU: Prabowo-Gibran Menang di Manila, Ganjar-Mahfud di Perth

Kotak Suara | Kamis, 29 Februari 2024 | 00:05 WIB

Beda Hampir 500 Suara Dari Prabowo-Gibran, Ganjar-Mahfud Menang di Perth Australia

Beda Hampir 500 Suara Dari Prabowo-Gibran, Ganjar-Mahfud Menang di Perth Australia

Kotak Suara | Rabu, 28 Februari 2024 | 21:55 WIB

Rapat Pleno Rekapitulasi Suara Luar Negeri, Prabowo-Gibran Menang di Athena

Rapat Pleno Rekapitulasi Suara Luar Negeri, Prabowo-Gibran Menang di Athena

Kotak Suara | Rabu, 28 Februari 2024 | 21:00 WIB

Aliansi Pemuda Kawal Pemilu Desak KPK Turun Tangan Usut Anggaran Sirekap KPU RI

Aliansi Pemuda Kawal Pemilu Desak KPK Turun Tangan Usut Anggaran Sirekap KPU RI

Kotak Suara | Rabu, 28 Februari 2024 | 20:18 WIB

Terkini

Investor Muda Belajar Trading dari Medsos, OJK Mulai Perketat Influencer Keuangan

Investor Muda Belajar Trading dari Medsos, OJK Mulai Perketat Influencer Keuangan

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:46 WIB

Timnas Indonesia U-15 Mengamuk di Piala Dunia U-15 2026, Panama Tak Berdaya

Timnas Indonesia U-15 Mengamuk di Piala Dunia U-15 2026, Panama Tak Berdaya

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW

Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:36 WIB

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

Health | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:21 WIB

×