Denpasar Butuh Calon Walikota Menarik untuk Dongkrak Partisipasi Pemilih di Pilkada 2024

Dwi Bowo Raharjo

Senin, 17 Juni 2024 | 07:40 WIB
Denpasar Butuh Calon Walikota Menarik untuk Dongkrak Partisipasi Pemilih di Pilkada 2024
Ketua KPU Denpasar Dewa Ayu Sekar Anggaraeni saat diwawancara tentang partisipasi pemilih Pilwali Denpasar 2024 di Denpasar, Minggu (16/6/2024). ANTARA/Ni Putu Putri Muliantari

Suara.com - Partai politik di Kota Denpasar, Bali, diminta untuk mengusung pasangan calon walikota dan wakil walikota yang merupakan figur menarik bagi masyarakat. Hal ini bertujuan agar partisipasi pemilih meningkat.

Ketua KPU Denpasar Dewa Ayu Sekar Anggaraeni mengatakan penyelenggara dan peserta Pilkada Serentak 2024 turut membantu dalam menaikkan tingkat partisipasi pemilih.

“Kami meminta partai politik mengusung pasangan calon yang bisa menarik minat masyarakat dan figur yang cukup dikenal, sudah punya rekam jejak, visi misi, dan program kerja yang memperjuangkan keadilan dan kesejahteraan masyarakat,” kata Sekar di Denpasar, Bali, Minggu (16/6/2024).

KPU Denpasar sendiri kata Sekar, saat ini memiliki PR berat dalam menaikkan kehadiran pemilik hak suara di TPS, sebab tren partisipasi dalam Pilwali Denpasar cenderung menurun dua periode terakhir.

Pada Pilwali Denpasar 2015 tingkat partisipasi pemilih mereka 56 persen, berlanjut saat Pilwali 2020 sebedar 54 persen, persentase kurang memuaskan juga terjadi di Pilkada Bali 2018 di Kota Denpasar dengan partisipasi pemilih 68 persen.

Sementara itu, KPU RI menaruh target Pilkada Serentak 2024 ini mampu mendatangkan 80 persen partisipasi, dan dirasionalkan KPU Bali menjadi setidaknya 75 persen.

Target ini menjadi tantangan besar KPU Denpasar hingga 27 November 2024 nanti.

“Memang yang menjadi tantangan bagi kami setiap penyelenggaraan pilkada adalah tingkat partisipasi, khususnya pemilihan walikota selalu dikisaran 50-60 persen tidak pernah lebih, sehingga untuk mencapai itu kami mohon kerja sama,” ujar Sekar.

Bercermin dari Pilwali 2020, KPU Denpasar mencoba melakukan kajian terhadap kondisi saat itu, dimana mereka melihat ada tiga penyebab rendahnya partisipasi pemilih.

baca juga

Pertama, situasi pandemi Covid-19 saat itu membuat kehadiran pemilih ke TPS rendah, kemudian karena alasan pekerjaan di tengah situasi ekonomi terpuruk yang membuat masyarakat harus bekerja keras saat itu.

“Kemudian ketiga masyarakat merasa calon yang berkontestasi tidak menarik mereka untuk membuat mereka mau datang ke TPS,” ucap Sekar.

Ini yang menjadi alasan ia menaruh harapan partai politik mau mengusung pasangan calon yang mumpuni dalam menggaet minat pemilih.

Apalagi, kata dia, penyelenggara membaca saat ini jumlah pemilih di Denpasar sebesar 51 persennya didominasi generasi milenial dan generasi Z, maka dari itu figur yang ditawarkan menurutnya harus pandai membaca situasi hari ini.

Tak hanya partai politik, Sekar mengatakan KPU pun melakukan upaya yang sama, yaitu membuat sosialisasi Pilkada Serentak 2024 yang sesuai tren saat ini sehingga pemilik hak suara tertarik untuk melihat ajakan mereka.

Salah satunya dilakukan KPU Denpasar saat meluncurkan maskot, jingle, dan tahapan Pilwali Denpasar, dimana mereka hadir di Lapangan Puputan Badung di tengah-tengah ribuan masyarakat yang sedang menghabiskan akhir pekan.

Penyelenggara mengenalkan maskot Catur Muka dan jingle Ayo Nyoblos agar tertanam diingatan warga sambil diselipkan dalam hiburan grup lawak dan musik lokal yang disukai masyarakat. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Disebut Sulit Masuk Kabinet Prabowo, Anthony Leong Bongkar di Balik Ambisi Anies Maju Pilkada Jakarta

Disebut Sulit Masuk Kabinet Prabowo, Anthony Leong Bongkar di Balik Ambisi Anies Maju Pilkada Jakarta

Kotak Suara | Minggu, 16 Juni 2024 | 18:23 WIB

Mendadak Nonton Bareng Bioskop, Anies dan Sandiaga Kompak Bantah Bahas Pilkada Jakarta

Mendadak Nonton Bareng Bioskop, Anies dan Sandiaga Kompak Bantah Bahas Pilkada Jakarta

Kotak Suara | Minggu, 16 Juni 2024 | 17:33 WIB

Bismillah Periode Kedua: Anies Siap Pimpin DKI Lagi, Tapi Bagaimana Nasib 13 Janji Ini?

Bismillah Periode Kedua: Anies Siap Pimpin DKI Lagi, Tapi Bagaimana Nasib 13 Janji Ini?

News | Sabtu, 15 Juni 2024 | 14:35 WIB

Jumatan Bareng Warga usai Diisukan Maju Pilkada Jakarta, Begini Ekspresi Kaesang Lihat Bocil Ribut Salah Sebut Namanya

Jumatan Bareng Warga usai Diisukan Maju Pilkada Jakarta, Begini Ekspresi Kaesang Lihat Bocil Ribut Salah Sebut Namanya

Kotak Suara | Jum'at, 14 Juni 2024 | 13:18 WIB

Tak Gubris Larangan Jokowi, Zulhas Bongkar Motif Para Ketum Parpol Ngotot Dukung Kaesang di Pilkada Jakarta

Tak Gubris Larangan Jokowi, Zulhas Bongkar Motif Para Ketum Parpol Ngotot Dukung Kaesang di Pilkada Jakarta

Kotak Suara | Jum'at, 14 Juni 2024 | 12:09 WIB

Terkini

FIFA Ikut Bersuara, PSSI Minta Suporter Setop Serang Pemain dan Keluarga

FIFA Ikut Bersuara, PSSI Minta Suporter Setop Serang Pemain dan Keluarga

Bola | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:13 WIB

Tragedi 17 Agustus: Kecelakaan Maut Motor vs Mobil di Bogor Lewatkan Dua Nyawa

Tragedi 17 Agustus: Kecelakaan Maut Motor vs Mobil di Bogor Lewatkan Dua Nyawa

Bogor | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:12 WIB

Jamuan Rakyat di 40 Titik Jakarta Jadi Upaya Pemerintah Dekatkan Layanan kepada Masyarakat

Jamuan Rakyat di 40 Titik Jakarta Jadi Upaya Pemerintah Dekatkan Layanan kepada Masyarakat

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Jay Idzes Gigit Jari Saat Sassuolo Lolos Coppa Italia 2026

Jay Idzes Gigit Jari Saat Sassuolo Lolos Coppa Italia 2026

Bola | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Pelatih yang Pernah Berselisih dengan Messi Semaput Kena Tempeleng Istri

Pelatih yang Pernah Berselisih dengan Messi Semaput Kena Tempeleng Istri

Bola | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:03 WIB

Bukan Korban KMP Putri Yasmin, Jenazah di Pelabuhan Lembar Ternyata Buruh Bongkar Muat

Bukan Korban KMP Putri Yasmin, Jenazah di Pelabuhan Lembar Ternyata Buruh Bongkar Muat

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:01 WIB

Masjid Agung An-Nur Pare, Bangunan Modern yang Kental dengan Arsitektur Jawa

Masjid Agung An-Nur Pare, Bangunan Modern yang Kental dengan Arsitektur Jawa

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Panduan Rute Palembang - Singapura via Jakarta: Transit Mulus Tanpa Ribet

Panduan Rute Palembang - Singapura via Jakarta: Transit Mulus Tanpa Ribet

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:58 WIB

Lepas WN Malayia? Facundo Garces Dicatat sebagai Pemain Argentina oleh Deportivo Alaves

Lepas WN Malayia? Facundo Garces Dicatat sebagai Pemain Argentina oleh Deportivo Alaves

Bola | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:54 WIB

Korban Gempa NTT Dievakuasi via Helikopter ke Labuan Bajo

Korban Gempa NTT Dievakuasi via Helikopter ke Labuan Bajo

Foto | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:54 WIB

×