Momen Menakjubkan di Kampanye Pamungkas, Dharma-Kun Cium Kaki Relawan

Chandra Iswinarno, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Sabtu, 23 November 2024 | 14:15 WIB
Momen Menakjubkan di Kampanye Pamungkas, Dharma-Kun Cium Kaki Relawan
Pasangan Cagub-Cawagub DKI Jakarta nomor urut 2 Dharma Pongrekun-Kun Wardana mencuci kaki pendukungnya saat rangkaian kampanye pamungkasnya di Lapangan Tabaci, Kalideres, Jakarta Barat pada Sabtu (23/11/2024). [Suara.com/Yaumal]

Suara.com - Pasangan Cagub dan Cawagub Nomor Urut dua, Dharma Pongrekun-Kun Wardana (Dharma-Kun) melakukan aksi yang menarik dalam kampanye terakhirnya, yakni mencium dan mencuci kaki relawan pendukungnya.

Momen tersebut terjadi saat kampanye pamungkasnya di Lapangan Tabaci, Kalideres, Jakarta Barat pada Sabtu (23/11/2024).

Proses cuci kaki relawannya tersebut berlangsung setelah Dharma berorasi menyampaikan program kerjanya.

Relawan yang berkesempatan dicuci kakinya oleh Dharma-Kun adalah Suci seorang perempuan berusia 26 tahun.

Dharma dan Kun bergantian menyiramkan air ke kaki Suci, kemudian menciumnya, hingga bersimpuh memohon doa restu.

Suci terlihat menitihkan air mata atas perlakuan Dharma dan Kun kepadanya.

Dharma pun memberikan penjelasan makna dari prosesi cuci kaki relawan itu. Menurutnya kaki merupakan anggota badan yang digunakan untuk berdiri.

"Itu adalah suatu bentuk yang luar biasa. Di mana kaki adalah tempat menginjak tanah. Filosofinya kaki adalah tempat menginjak tanah. Jadi kalau sudah jadi pemimpin, jangan lupa bahwa kamu masih injak bumi," ujarnya.

"Jangan lupa di atas kepalamu ada langit, sadar bumi, sadar langit. Sehingga kau tetap menjadi orang yang waras, dan selalu bersikap adil," sambungnya.

baca juga
Pasangan cagub-cawagub Jakarta Dharma-Kun usai berkampanye di Kalideres, Jakbar, Sabtu (23/11/2024). [Suara.com/Yaumal]
Pasangan cagub-cawagub Jakarta Dharma-Kun usai berkampanye di Kalideres, Jakbar, Sabtu (23/11/2024). [Suara.com/Yaumal]

Sebelumnya diberitakan, Kampanye Akbar Dharma-Kun digelar dengan Budaya Betawi dan tergolong sederhana. Hanya ada satu panggung utama tanpa tenda penutup untuk menghalang sinar matahari.

Sebelum menuju panggung utama, Dharma-Kun lebih dulu melewati prosesi palang pitung dari sanggar seni Betawi pendukung keduanya.

Selanjutnya kepada Dharma-Kun dipasangkan selendang bermotif ondel-ondel sebegai ucapan selamat datang.

Saat tiba hingga menuju panggung utama, keduanya disambut teriakan dari para pendukungnya.

"Menang satu putaran, hidup Dharma-Kun," terikan pendukung mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berlangsung Kurang dari 2 Jam, Kampanye Akbar Dharma-Kun Sepi Pendukung

Berlangsung Kurang dari 2 Jam, Kampanye Akbar Dharma-Kun Sepi Pendukung

Kotak Suara | Sabtu, 23 November 2024 | 13:31 WIB

Kampanye Akbar Dihadiri Ratusan Orang, Pendukung Dharma-Kun Pede Menang Satu Putaran

Kampanye Akbar Dihadiri Ratusan Orang, Pendukung Dharma-Kun Pede Menang Satu Putaran

Kotak Suara | Sabtu, 23 November 2024 | 11:32 WIB

Tak Ada Artis, Kampanye Akbar Dharma-Kun di Kalideres Besok Bakal Digelar Apa Adanya

Tak Ada Artis, Kampanye Akbar Dharma-Kun di Kalideres Besok Bakal Digelar Apa Adanya

Kotak Suara | Jum'at, 22 November 2024 | 22:28 WIB

Terkini

Ketika Pajak Wajib Bayar tapi Pelayanan Publik Jalan di Tempat, Di Mana Letak Keadilannya?

Ketika Pajak Wajib Bayar tapi Pelayanan Publik Jalan di Tempat, Di Mana Letak Keadilannya?

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:20 WIB

LAPK: Keluhan Pasien Viral Jadi Alarm Transparansi Layanan Rumah Sakit

LAPK: Keluhan Pasien Viral Jadi Alarm Transparansi Layanan Rumah Sakit

Sumut | Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:20 WIB

PSSI Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir Singgung Bantuan Rp88 Miliar dari FIFA

PSSI Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir Singgung Bantuan Rp88 Miliar dari FIFA

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:18 WIB

Apa Itu Arbitrase Internasional? Ancaman Investor China di Proyek PSEL Makassar

Apa Itu Arbitrase Internasional? Ancaman Investor China di Proyek PSEL Makassar

Sulsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:15 WIB

Sinergi Industri dan Pendidikan Otomotif Melalui Ajang Vokasi di GIIAS 2026

Sinergi Industri dan Pendidikan Otomotif Melalui Ajang Vokasi di GIIAS 2026

Otomotif | Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:15 WIB

Antara Ketertiban dan Kebebasan Bicara: Mural yang Dihapus Kilat di Depan Kampus Trisakti

Antara Ketertiban dan Kebebasan Bicara: Mural yang Dihapus Kilat di Depan Kampus Trisakti

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:10 WIB

Israel Makin Jauh dari Amerika, Benjamin Netanyahu Mau Serang Iran Sendiri

Israel Makin Jauh dari Amerika, Benjamin Netanyahu Mau Serang Iran Sendiri

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:07 WIB

6 Parfum Pria Tahan Lama yang Cocok di Iklim Tropis, Wanginya Segar dan Maskulin

6 Parfum Pria Tahan Lama yang Cocok di Iklim Tropis, Wanginya Segar dan Maskulin

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:05 WIB

Kisah Masa Lalu Bahlil Lahir dari Anak ART: Ibu Saya Tukang Cuci, Ayah Buruh

Kisah Masa Lalu Bahlil Lahir dari Anak ART: Ibu Saya Tukang Cuci, Ayah Buruh

Video | Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:03 WIB

4 HP Spek Premium untuk Gaming Berat hingga Fotografi Kualitas Tinggi

4 HP Spek Premium untuk Gaming Berat hingga Fotografi Kualitas Tinggi

Tekno | Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:01 WIB

×