-
PSSI resmi mendukung Gianni Infantino untuk kembali menjabat Presiden FIFA pada Kongres 2027.
-
FIFA mengucurkan dana bantuan Rp88 miliar untuk pusat pelatihan timnas di IKN.
-
Jakarta kini resmi beroperasi sebagai FIFA Hub yang membawahi 21 negara Asia.
Suara.com - PSSI melalui ketua umum Erick Thohir menegaskan dukungan kepada Gianni Infantino untuk kembali memimpin FIFA pada periode berikutnya. Ini setelah banyaknya jasa yang sudah diberikan FIFA di masa kepemimpinan Infantino seperti bantuan dana sekitar Rp88 untuk pembangunan Training Center di IKN.
Bagi Erick itu menjadi bukti nyata komitmen FIFA terhadap perkembangan sepak bola nasional. Oleh sebab itu dukungan akan kembali dilanjutkan PSSI.
Dukungan itu disampaikan menjelang Kongres FIFA yang akan digelar di Maroko pada 18 Maret 2027. Menurut Erick, Indonesia telah merasakan langsung dampak positif berbagai program FIFA selama dipimpin Gianni Infantino.

"Bagi Indonesia, FIFA di bawah kepemimpinan Gianni Infantino bukan sekadar badan pengatur global, melainkan mitra strategis yang hadir secara riil dalam pembangunan sepak bola kita. Tanpa dukungan FIFA, lompatan kemajuan yang kita capai hari ini akan sulit terwujud," ujar Erick Thohir di Jakarta, Kamis (6/8/2026).
Salah satu bentuk dukungan nyata FIFA adalah pembangunan National Training Centre (NTC) di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Melalui program FIFA Forward, FIFA mengucurkan dana sebesar USD 5,4 juta atau sekitar Rp88 miliar untuk tahap pertama pembangunan fasilitas seluas 34,5 hektare tersebut.
Selain pembangunan pusat latihan nasional, Erick juga menyoroti penunjukan Jakarta sebagai FIFA Hub untuk kawasan Asia Tenggara dan Asia Timur. Kesepakatan itu ditandatangani melalui *Host Country Agreement* pada Juni 2025.
Keberadaan FIFA Hub di Jakarta membuat Indonesia menjadi pusat operasional FIFA yang melayani 21 asosiasi anggota di kawasan Asia Timur dan Asia Tenggara.
Erick menilai langkah tersebut mencerminkan komitmen FIFA dalam mendorong pemerataan perkembangan sepak bola dunia.
"Ini membuktikan visi Presiden Infantino bahwa pertumbuhan sepak bola tidak boleh terpusat di satu wilayah saja, melainkan harus merata di seluruh dunia," katanya.
PSSI juga menilai komitmen FIFA terlihat melalui pelaksanaan berbagai program pengembangan di Indonesia. Beberapa di antaranya adalah FIFA Talent Development Scheme, FIFA Football for Schools, hingga program FIFA Arena yang mulai membangun lapangan mini di berbagai daerah.
Menurut Erick, program-program tersebut menjadi bukti bahwa FIFA tidak hanya berfokus pada kompetisi elite, tetapi juga serius membangun fondasi sepak bola dari level akar rumput.
Menjelang Kongres FIFA yang dijadwalkan berlangsung di Maroko pada 18 Maret 2027, PSSI memastikan akan memberikan dukungan kepada Gianni Infantino untuk kembali maju sebagai Presiden FIFA.
"Intinya, PSSI siap terus bekerja secara konstruktif dengan FIFA dan semua Asosiasi Anggota untuk memajukan pengembangan sepak bola di seluruh dunia, memastikan bahwa visi inklusif sepak bola global terus berlanjut," tegas Erick.
Selain Indonesia, Gianni Infantino juga masih disebut memiliki dukungan kuat dari sejumlah negara dan konfederasi.
Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) yang beranggotakan 54 federasi tetap berada di belakang Infantino, disusul sejumlah negara Asia, khususnya kawasan Asia Barat seperti Qatar, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi, serta dukungan dari sejumlah negara di Amerika Selatan.