Aktivis Kolaborasi Warga Jakarta (KWJ) Andi Sinulingga menyoroti pembagian sembako yang mengatasnamakan relawan Ganjar Pranowo yang berakhir ricuh.
Untuk diketahui, pembagian sembako yang mengatasnamakan relawan sahabat Ganjar Pranowo di Lingkungan IV, Sidangsari, Kotabumi, Lampung Utara, pada Jumat (2/6/2023) berakhir ricuh.
Kericuhan terjadi lantara ada warga yang merasa dibohongi sudah ikut bergotong royong namun tidak kebagian sembako.
Warga saling adu mulut karena tidak kebagian sembako. Padahal, sebagian warga melihat paket sembako masih ada namun dibawa kembali oleh mobil pengangkut.
Menanggapi hal tersebut, Andi menyoroti kekayaan Ganjar lantaran gerakan pembagian sembako kepada pemilih tampak masif dan menonjol.
“Banyak sekali uang ganjar ya?, gerakan bagi2 sembako ke pemilih itu kelihatannya masif dan menonjol sekali,” ujar Andi, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi pada Senin (5/6/2023).
Andi kemudian menyinggung perihal banyak politisi yang tidak percaya diri bisa menang jika tidak membagikan sembako.
“Terlalu banyak politisi tak percaya diri akan ada yg pilih kalau tak bagi2 sembako ke rakyat,” ujar loyalis Anies Baswedan ini.
Sementara itu, mengutip data yang dihimpun oleh CNN dengan sumber ELHKPN KPK, jumlah kekayaan Ganjar sebesar Rp14,8 miliar dengan utang sebesar Rp1,3 miliar.
Kandidat calon presiden seperti Ganjar Pranowo rutin melaporkan harta kekayaannya setiap tahun selama menjadi pejabat negara.