Namun, framing Anies terzolimi justru menimbulkan pertanyaan kebodohan dan kebohongan apa lagi yang sedang dimainkan.
“Kenapa ada yang memframing Anies terzolimi, lalu ujungnya pemerintah yang salah? Ini kebodohan dan kebohongan apa lagi?” ujar Teddy.
Juru bicara Partai Garuda ini kemudian menambahkan bahwa cuitannya tersebut pasti akan dibalas dan dirinya akan dituduh menyerang Anies dan sebagainya.
“Catatan: Nanti ada yang balas twit ini, bahwa saya menyerang anies, saya memikirkan anies setiap hari, saya memfitnah anies, saya menjegal anies dan berbagai rengekan lainnya,” ujar Teddy.