Tak dapat dipungkiri putra sulung mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu bahwa selama ini partai politik yang dipimpinnya menjalin komunikasi dengan partai politik lain tentu dengan menjunjung etika, nilai, dan prinsip.
“Kita ini multi party system jadi harus terus membangun komunikasi dengan cair, fleksibel. Tapi kami memilih juga tetap menjunjung tinggi etika, nilai, dan juga prinsip-prinsip dalam berkomunikasi politik,” ujar AHY.
Oleh karena itu, ia mengutarakan apresiasi kepada pihak yang mempertimbangkannya jadi cawapres. Namun, ia lebih memilih untuk memantapkan rancang bangun Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) yang mengusung Anies Baswedan sebagai calon presidennya.
“Itulah mengapa selain tentunya menyampaikan apresiasi tadi, kami juga terus memantapkan rancang bangun dari koalisi perubahan ini,” tutur AHY.