Yusuf Dumdum Ingat Soal Ketum Projo Ngebet Ingin Dapat Jatah Menteri Sampai Sempat Ngancam Bubarkan Diri

Suara Liberte

Jum'at, 09 Juni 2023 | 07:05 WIB
Yusuf Dumdum Ingat Soal Ketum Projo Ngebet Ingin Dapat Jatah Menteri Sampai Sempat Ngancam Bubarkan Diri
Yusuf Dumdum Ingat Soal Ketum Projo Ngebet Ingin Dapat Jatah Menteri Sampai Sempat Ngancam Bubarkan Diri (Youtube 2045 TV.)

Pegiat media sosial Yusuf Dumdum menyoroti sikap relawan Pro-Jokowi (Projo) terkait PDI Perjuangan (PDIP) yang menyebut Jokowi memberikan dukungan penuh pada bakal calon presiden (bacapres) Ganjar Pranowo.

Hal ini ditanggapi Yusuf Dumdum dalam akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Yusuf Dumdum justru mengingat cerita soal Ketum Projo Budi Arie yang menurutnya pernah 'ngebet' ingin mendapat jatah sebagai menteri.

Yusuf Dumdum menyebut bahwa Budi Arie sampai ingin bubarkan diri jika keinginannya itu tidak terpenuhi.

"Wkwk kalau denger cerita doi ngebet pengen dapat jatah menteri, jujur saja jadi pengen ngakak. Sampai ngancam ingin bubarkan diri, tapi setelah dapet jatah wamen eh, gak jadi bubar," ujar Yusuf Dumdum dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @yusuf_dumdum, Jumat (9/6).

Lanjut, Yusuf Dumdum pun mengatakan bahwa sudah banyak yang mengetahui cerita soal Budi Arie yang kini menjabat sebagai Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT).

"Saya yakin sudah banyak yang tahu cerita soal ini," tandasnya.

Sementara itu, terkait sikap Projo soal Jokowi yang mendukung penuh Ganjar, bahkan sampai menyatakan dalam diri Ganjar ada nyali dan keberanian, Projo mengatakan bahwa sikapnya masih menunggu perintah Jokowi.

"Kami masih menunggu perintah, arahan dan komando Jokowi soal Pilpres 2024. Projo 100 persen ikut Jokowi. Kami tegak lurus Pak Jokowi," kata Ketum Projo Budi Arie.

baca juga

Budi tak masalah apabila parpol dan kelompok relawan lain telah menentukan arah dukungannya. Namun dia kembali menegaskan sikap Projo tunduk dengan perintah Jokowi.

"Buat parpol dan relawan yang sudah bersikap, silakan saja. Itu hak politik mereka dan kami saling menghormati. Yang pasti kami masih menunggu komando langsung Jokowi," ungkapnya.

Sedangkan Jokowi menyatakan pemimpin harus memiliki nyali dan keberanian yang besar. Dia menilai kedua hal tersebut ada di dalam diri bakal capres PDIP Ganjar Pranowo.

Pernyataan Jokowi disampaikan dalam Rakernas PDIP III di Jakarta, Selasa (6/6). Terlihat Jokowi duduk diapit oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri, Ketua DPP PDIP Puan Maharani, Kepala Pusat Analisis dan Pengendali Situasi PDIP Prananda Prabowo, dan Ganjar Pranowo.

Jokowi menyatakan pemimpin harus punya nyali dan berani. Menurut Jokowi, dua hal itu ada dalam diri Ganjar Pranowo.

"Kalau pemimpin ke depan seperti Pak Ganjar Pranowo yang paling penting itu nyali itu nomor satu. Berani dan punya nyali itu nomor satu. Dan saya lihat Pak Ganjar punya," imbuh Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Hanya Dipercaya Jokowi, Ganjar Pranowo Diminta Penuhi Titipan Kubu Megawati, Apa Saja?

Tak Hanya Dipercaya Jokowi, Ganjar Pranowo Diminta Penuhi Titipan Kubu Megawati, Apa Saja?

Liberte | Jum'at, 09 Juni 2023 | 02:30 WIB

Sinyal Rival Menjadi Damai Lewat Kemungkinan Majunya Ganjar-AHY, PDIP: Politik Itu Mencari Terobosan

Sinyal Rival Menjadi Damai Lewat Kemungkinan Majunya Ganjar-AHY, PDIP: Politik Itu Mencari Terobosan

Liberte | Jum'at, 09 Juni 2023 | 01:30 WIB

Pede Memenangkan Ganjar Pranowo, PDIP Siap Lanjutkan Misi Pembangunan Sejak Era Bung Karno

Pede Memenangkan Ganjar Pranowo, PDIP Siap Lanjutkan Misi Pembangunan Sejak Era Bung Karno

Liberte | Jum'at, 09 Juni 2023 | 00:30 WIB

Terkini

Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela

Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:51 WIB

Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel

Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:46 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel

Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:21 WIB

Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026

Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:05 WIB

Jokowi Mulai Keliling Indonesia, Lampung Jadi Tujuan Pertama, Ada Agenda Apa?

Jokowi Mulai Keliling Indonesia, Lampung Jadi Tujuan Pertama, Ada Agenda Apa?

Lampung | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:03 WIB

Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY

Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY

Jogja | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:00 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB