“Nomor dua dan nomor tiganya itu masih punya kesempatan Pak Prabowo atau Mas Anies. dengan menimbang bahwa ada banyak responden yang merahasiakan pilihannya,” sambungnya.
Berdasarkan jajak pendapat yang dilakukannya pada Maret 2023 dengan asumsi pemilihan presiden dipilih pada saat itu, maka yang akan keluar sebagai pemenang di putaran kedua bukan lah Ganjar melainkan yang berada di posisi kedua.
“Kalau kemudian data itu dipakai dan Pemilu diadakan pada bulan Maret kemarin, ini sudah saya katakan di beberapa forum termasuk di forum di UGM pada 5 Juni yang lalu, pemenangnya bukan Mas Ganjar, tapi pemenangnya adalah runner up-nya,” jelas Eep.
Founder dan CEO PolMark Indonesia mengatakan seandainya posisi runner up ditempati Anies maka Anies yang akan menang. Seandainya ditempati Prabowo, maka Prabowo yang akan menang.