Pegiat media sosial Denny Siregar mengungkapkan bahwa Partai NasDem adalah partai yang paling bingung di tengah gejolak perpolitikan jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Hal ini diungkapkan Denny Siregar dalam tayangan YouTube 2045 TV. Dalam tayangan tersebut, Denny Siregar dengan tegas menyebut bahwa partai yang diketuai Surya Paloh sedang di ujung tanduk.
"Kalau bisa saya bilang partai yang paling bingung sekarang ini adalah partai NasDem. Partai yang dikomandani Surya Paloh ini benar-benar sedang di ujung tanduk," ujar Denny Siregar dikutip Suara Liberte dari tayangan YouTube Cokro TV, Rabu (14/6).
Lebih lanjut, Denny Siregar mengatakan bahwa posisi NasDem yang berada di ujung tanduk itu sejak menyatakan mengusung Anies Baswedan di Pilpres 2024 mendatang.
"Sejak mereka mendeklarasikan diri sebagai partai pengusung Anies Baswedan untuk calon presiden mereka," ungkapnya.
Denny SIregar pun menjelaskan bahwa NasDem tidak bisa maju mencalonkan capresnya sendirian karena memang belum memenuhi syarat ambang batas pencalonan presiden (Presidential Threshold).
"Sebagai catatan NasDem hanya punya kursi sebanyak 10,26 persen saja di DPR RI, jadi mereka belum layak untuk mencalonkan calon presiden sendirian di Pilpres 2024," tutur Denny Siregar.
Dengan begitu, Denny Siregar pun menyebut bahwa NasDem kemudian mengajak dua partai lainnya untuk mengusung bakal calon presiden (bacapres) Anies Baswedan agar bisa memenuhi syarat pencalonan di Pilpres 2024 nanti.
"Karena itulah NasDem mengajak Demokrat dan PKS bersama-sama dan mengikatkan diri dalam koalisi perubahan, supaya bisa memenuhi syarat untuk mencalonkan Anies Baswedan," tandasnya.
Sementara itu, baru-baru ini, elite NaDem Ahmad Ali mengatakan bahwa mitra koalisinya yakni Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak serius menggaungkan Anies Baswedan. Bahkan menurutnya, merekalah yang telah menyebabkan elektabilitas Anies Baswedan berada di urutan ketiga setelah bacapres lainnya, seperti Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto.
"Ya harusnya itu lah poin pertama (tidak maksimal sosialisasi Anies), harusnya itu lah uang menjadi (permasalahan) kita. Koalisi kan sudah terbentuk, di dalam koalisi ini yang disepakati itu hanya 1 poin, tentang capres," ucapnya dikutip dari Tv One.