Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani mengungkit sosok "pialang" dan "petualang" dalam dinamika perpolitikan di Indonesia.
Hal ini disebut-sebut sebagai sindiran untuk mantan kader dari partai tersebut, Sandiaga Uno. Diketahui menteri tersebut memutuskan untuk bergabung dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Terkait dengan sindiran tersebut, Muzani awalnya mengungkit bahwa sosok pialang dan petualang malah menjadi benalu untuk Prabowo Subianto.
Dirinya menjelas bahwa sosok pialang dan petualang ini adalah sosok yang hanya ada ketika melihat keuntungan yang akan menguntungkan pribadinya di Gerindra.
“Pialang atau petualang yang dimaksud adalah orang yang nempel di Gerindra ketika ada keuntungan, dia merapat ke Gerindra ketika ada harapan, dan dia berharap kepentingannya bisa terselamatkan, popularitasnya bisa naik. Jadi hanya mencari keuntungan untuk kepentingan pribadinya atas nama kepentingan rakyat. Padahal tindakannya tidak untuk rakyat,” ungkapnya.
Untuk itu, dirinya mewanti-wanti setiap jajarannya untuk tak menjadi sosok tersebut jika memang benar-benar ingin melihat terwujudnya mimpi dari ketua partai dari Gerindra itu.
Di sisi lain, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno telah resmi bergabung dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Dirinya mengatakan bergabung dengan partai tersebut karena memiliki kesamaan pikiran.
"Kedekatan (dengan PPP) ini karena perjuangan yang sudah bertahun-tahun tapi tidak pernah dalam konteks bergabung secara perjuangan sebagai kader, tapi lebih kepada mengajak kepada pemikiran kita untuk berjuang dan membangun Indonesia bersama," ujar Sandiaga di kantor DPP PPP, Jakarta, Rabu (14/6/2023).
Baca Juga: NasDem Enggak Terima, Balik Melawan Tuduhan Jual Beli Nomor Caleg Lewat Sinyal Pidana