"Demokrat terus-menerus memaksakan AHY jadi calon wakil presidennya Anies, kalau nggak, mereka akan nyebrang ke Ganjar dan cukuplah untuk mendapatkan kursi menteri saja," tegas Denny Siregar.
Selain itu, Denny Siregar pun mengungkapkan bahwa kondisi NasDem terus diterpa persoalan. Baru-baru ini, dikabarkan bahwa ada ribuan pengurus NasDem di Indramayu yang mundur dari jabatannya sebagai kader NasDem.
"Belum selesai menjual benjol di kepala, NasDem kena angin ribut lagi ramai-ramai puluhan ribu pengurus NasDem di Indramayu mundur karena isu mereka harus bayar RP3,5 miliar hanya untuk mendapatkan kursi utama Calon Legislatif," ujar Denny Siregar.
"Dan aksi buka baju NasDem untuk pindah ke Perindo itu viral dimana-mana merusakkan nama NasDem yang sudah bolong-bolong besar akibat banyaknya kasus yang menimpa," tandasnya.
Sementara itu, diketahui bahwa terkait ribuan kader NasDem di Indramayu yang dikabarkan mundur dan berpindah ke Perindo, Ketua DPW Partai NasDem Saan Mustopa membantahnya. Ia mengklaim hanya sekitar 30-an orang yang pindah.
Ia menyebut seluruh kader yang pindah itu berasal dari Indramayu, sedangkan untuk di wilayah Cirebon, Saan menyebut sama sekali tidak ada kadernya yang pindah ke Perindo.
Saan menerangkan kader yang berpindah itu beberapa di antaranya merupakan caleg Partai NasDem dan beberapa di antaranya merupakan pengurus DPD NasDem Indramayu.
"Enggak ada, paling juga enggak nyampe 30-an lah," kata Saan dikutip dari CNN.
Baca Juga: Apa Itu Stunting? Simak Gejala, Penyebab, dan Penanganannya