Elite Partai Demokrat, Yan Harahap mengucapkan syukurnya atas masih berlakunya pemilu terbuka lewat keputusan tegas dari Mahkamah Konstitusi (MK).
Dirinya mengatakan pengawasan masyarakat hingga elite politik mengawal gugatan terkait hal tersebut telah berbuah hasil, salah satu yang disorotnya adalah upaya dari Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Menurutnya, berkat keberanian mantan presiden tersebut, sistem pemilu dapat bertahan dengan sistem yang mengedepankan esensi dari demokrasi di Indonesia.
"Turun gunungnya Pak SBY soal Sistem Pemilu kita yang akhirnya tetap terbuka, membawa dampak yang positif bagi sistem demokrasi di republik ini," cuitnya dalam akun twitter pribadinya @YanHarahap, dikutip Suara Liberte, Jumat (16/6/2023).
Yan mengatakan bahwa dengan kritik serta pengawasan tersebut, rakyat akhirnya bisa menentukan wakilnya sendiri dalam parlemen, tak hanya memilih dalam kotak misteri.
"Rakyat tetap memiliki haknya sendiri dalam menentukan wakilnya di parlemen. “Membeli kucing dalam karung” pun akhirnya dapat dihindari," tuturnya.
Diketahui, Mahkamah Konstitusi memutuskan bahwa pemilu tetap akan diselenggarakan secara terbuka, hal ini setelah gugatan terkait hal tersebut ditolak lewat keputusan pada Kamis (15/6/2023).