Aktivis Kolaborasi Warga Jakarta (KWJ) Andi Sinulingga mengomentari elektabilitas bakal calon presiden dari PDI Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo yang terkejar oleh elektabilitas bakal calo presiden dari Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya Prabowo Subianto.
Berdasarkan hasil Lembaga Survei Indonesia Political Opinion (IPO), Prabowo Subianto unggul saat dihadapkan dengan Ganjar Pranowo maupun Anies Baswedan.
Lebih rinci, berikut hasil survei saat responden diberikan pertanyaan 'Jika hari ini dilaksanakan pemilihan presiden, dari nama kandidat ini siapakah yang bapak/ibu akan pilih?':
Simulasi 1: Prabowo Vs Anies
Prabowo Subianto: 58,3%
Anies Baswedan 37,1%
TT/TJ 4,6%
Simulasi 2: Prabowo Vs Ganjar
Prabowo Subianto 51,7%
Ganjar Pranowo 36,5%
TT/TJ 11,8%
Simulasi 3: Anies Vs Ganjar
Anies Baswedan 52%
Ganjar Pranowo 44,5%
TT/TJ 3,5%
Menanggapi hasil tersebut, Andi menyoroti semua pengamat politik yang mengatakan bahwa hanya Ganjar yang bisa melawan Anies Baswedan.
"Awalnya, semua pengamat yg mendukungnya bilang bahwa hanya ganjar yg bisa melawan Anies," ujar Andi, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @AndiSinulingga pada Sabtu (17/6/2023).
Tidak hanya sampai di situ, kemudian muncul surveyor hitam yang membangun opini bahwa elektabilitas PDIP akan bertambah jika mengusung Ganjar.
Tetapi yang terjadi ternyata sebaliknya. Jangankan bertambah, elektabilitas Ganjar justru cenderung menurun usai mengusung Ganjar.
"Lalu surveyor hitam itu bangun opini kalau pdip umumkan ngusung ganjar, maka elektabilitasnya akan bertambah. Boro2 nambah, malah cenderung turun. Ambisius keterlaluan," sambung Andi.