Pegiat media sosial Chusnul Chotimah menyoroti aksi pihak-pihak yang menyindir langkah Kaesang Pangarep untuk maju sebagai calon wali kota (cawalkot) Depok.
Ia heran Kaesang yang saat ini mendapat dukungan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu berusaha dijegal karena dikatakan tidak memiliki pengalaman menjadi pemimpin daerah.
"Sejak @psi_id dukung Kaesang jadi wali kota Depok, kadrun panik, mereka nyindir @kaesangp, prestasinya apa, pengalamannya apa," tulis Chusnul dalam akun Twitter pribadinya dikutip Liberte Suara, Rabu (21/6/2023).
Lantas, Chusnul membandingkan para penyinyir yang memberikan dukungan terhadap Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang mencalonkan diri sebagai gubernur DKI Jakarta.
"Kadrun lupa, mereka pernah dukung AHY jadi Gub DKI padahal gak punya prestasi dan pengalaman," cuitnya.
Alhasil, demi tetap mendukung putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Chusnul kembali mengatakan bahwa para penyinyir orang yang tidak bisa bercermin.
Pesan sindiran itu ia sampaikan dalam bentuk pantun.
"Beli sisir, beli merica, bisa nyindir, gak bisa ngaca, itulah kadrun," tulis Chusnul di postingannya.
Di akhir cuitannya tersebut, ia berharap Kaesang yang tanpa pengalaman dan prestasi dalam politik tidak dijegal.
Baca Juga: Waduh, Natalius Pigai Sampai Ngomong PDIP Itu Haus Kuasa, Munafik, dan Tipu Muslihat, Ada Apa?
"Anak muda yg mau merintis dari wali kota di nyinyirin, yg langsung mau jadi gubernur didukung. Kadrun makin panik makin bungul," sambungnya.