Penggiat media sosial, Chusnul Chotimah buka suara terkait dengan keraguan soal wacana majunya sosok dari Kaesang Pangarep di Pilwalkot Depok 2024.
Dirinya heran pengusaha muda tersebut seperti berusaha dijegal agar tak ikut pesta demokrasi lewat narasi bahwa anak muda tersebut tak pantas untuk terjun dalam politik.
Mulai dari masalah dinasti politik hingga soal pengalaman politik yang dimiliki oleh Kaesang. Banyak pihak yang tiba-tiba menyindir sosok anak dari Presiden Joko Widodo alias Jokowi.
"Sejak @psi_id dukung Kaesang jadi Wali Kota Depok. Kadrun panik, mereka nyindir @kaesangp, prestasinya apa, pengalamannya apa," ungkapnya dalam akun twitter pribadinya @ch_chotimah2, dikutip Suara Liberte, Rabu (21/6/2023.
Jika hal tersebut ingin tetap dilakukan, oposisi pengusaha mudah ini juga seharusnya mengungkit sosok dari Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Chusnul mengingatkan bahwa elite politikus tersebut belum memiliki pengalaman dalam sektor pemerintahan apalagi memenangkan pesta demokrasi, namun malah banjir dukungan saat ia maju sebagai gubernur bahwa disebut harus jadi cawapres.
"Anak muda yang mau merintis dari wali kota dinyinyirin, yang langsung mau jadi gubernur didukung. Kadrun makin panik makin bungul," tuturnya.
Diketahui, Partai Demokrat terus mempromosikan AHY. Tak hanya pernah diusahakan untuk menjadi seorang gubernur, kali ini pihaknya juga menawarkan sosok tersebut untuk menjadi cawapres di Pilpres 2024.
Digadang-gadang ia akan menjadi wakil dari Anies Baswedan. Namun sepertinya hal itu tak memiliki kepastian dan justru, anak muda itu malah mendapatkan segar untuk menjadi cawapres dari Ganjar Pranowo.
Baca Juga: Siap Jadi Depok Pertama tapi Kaesang Tetap Santai: Milih Ya Syukur, Enggak Milih Ya Wis