Pegiat media sosial Chusnul Chotimah menyindir pihak yang panik saat Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mendukung Kaesang Pangarep maju ke pemilihan Wali Kota Depok.
Sindiran tersebut merupakan respon atas pernyataan Pengamat Politik Rocky Gerung yang mempertanyakan pengalaman Kaesang.
Menurutnya, sejak PSI mengusung Kaesang, kelompok oposisi yang kerap dia juluki dengan sebutan kadrun menjadi panik.
Akibat kepanikan tersebut, kadrun menyindir Kaesang dengan mempertanyakan prestasi dan pengalaman Kaesang.
“Sejak @psi_id dukung Kaesang jadi walikota Depok, Kadrun panik, mereka nyindir @kaesangp, prestasinya apa, pengalamannya apa,” ujar Chusnul, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @ch_chotimah2 pada Rabu (21/6/2023).
Chusnul Chotimah kemudian mengingatkan bahwa kadrun pernah mendukung Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk maju ke Pilkada DKI Jakarta tahun 2017 silam. Menurutnya, mereka tidak bisa berkaca pada diri sendiri.
“Kadrun lupa, mereka pernah dukung AHY jd Gub DKI pdhl ga pny prestasi dan pengalaman. Beli sisir, beli merica, bisa nyindir ga bisa ngaca, itulah kadrun,” ujar Chusnul.
“Anak muda yg mau merintis dari walikota di nyinyirin, yg langsung mau jadi gubernur didukung. Kadrun makin panik makin bungul,” sambungnya.
Terkait pencalonannya, Kaesang Pangarep mengaku siap untuk menjadi Wali Kota Depok. Pernyataan tersebut diunggah di kanal YouTube putra bungsu Presiden Joko Widodo itu pada Jumat (9/6/2023).
Baca Juga: GMC Sumut Latih Petani Buat Keranjang Kelapa Sawit
“Saya Kaesang Pangarep, sudah mendapat izin dan restu dari keluarga saya. Insya Allah dengan ini saya siap untuk hadir menjadi Depok Pertama. Mohon dukungannya. Merdeka,” ujar Kaesang.