Setidaknya sebelum dirinya tersandung kasus korupsi proyek Hambalang, Bogor. Kasus ini tercium KPK atas pernyataan Bendahara Umum Demokrat Nazarudin yang tersandung kasus korupsi Wisma Atlet di Palembang. KPK pun menyatakan Anas sebagai tersangka.
Usai keluar dari penjara, Anas mengatakan bahwa KPK harusnya mengintrogasi SBY, karena ialah saksi kunci dari kasus korupsi itu.
Setelah ditelusuri dari video berdurasi 10 menit 5 detik itu, tak ada pernyataan dari pihak pemerintahan Presiden Jokowi maupun Jokowi sendiri yang menyatakan SBY adalah presiden terkorup.
Jelas apa yang dilakukan redaksi Pinter Politik seolah mengadu domba kedua presiden Indonesia ini.
Ditelusuri Turnbackhoax.id, thumbnail yang melihatkan SBY yang nampak sedang memegang setumpuk uang dihadapan Jokowi adalah adalah manipulasi atau editan komputer.
Berdasarkan penelusuran Google Image, foto thumbnail tersebut tidak berhubungan dengan berita manapun.
KESIMPULAN
Video ‘Istana nobatkan pak mantan jadi presiden terlicik dan terkorup sepanjang sejarah !?’ yang diunggah akun youtube Pinter Politik memiliki konten yang sengaja menyesatkan penontonnya atau hoax dan mencoba mengadu domba pendukung SBY dan Jokowi.