Apa Itu Sapi Black Bos? Presiden Jokowi Beli Hewan Kurban 1,3 Ton Seharga Rp 107 Juta

Rifan Aditya | Suara.com

Jum'at, 23 Juni 2023 | 17:09 WIB
Apa Itu Sapi Black Bos? Presiden Jokowi Beli Hewan Kurban 1,3 Ton Seharga  Rp 107 Juta
Sapi bernama Black Boss asal Sleman yang dibeli Presiden Jokowi untuk dikurbankan pada Idul Adha mendatang, Kamis (22/6/2023). [Hiskia Andika Weadcaksana / Suarajogja.id] - Apa Itu Sapi Black Bos? Presiden Jokowi Beli Hewan Kurban 1,3 Ton Seharga Rp 107 Juta

Suara.com - Hari raya Idul Adha 2023 segera tiba, dan pencarian pada hewan kurban sudah dimulai oleh berbagai pihak. Presiden Jokowi menjadi salah satu sosok yang selalu menarik perhatian tatkala bicara mengenai hewan kurban. Tahun ini, beliau akan menggunakan sapi Black Bos untuk melaksanakan kewajibannya sebagai seorang mulsim. Tapi apa itu sapi Black Bos?

Sapi Black Bos sendiri diketahui ternyata berjenis Angus Hitam. Menjadi istimewa, karena sapi tersebut akhirnya menarik perhatian orang nomor 1 di Indonesia untuk membelinya dan menjadikannya hewan kurban.

Mengenai Sapi Black Bos

Sapi Black Bos yang dibeli Presiden Jokowi ini dimiliki oleh peternak milenial asal Sleman. Bermana Muhammad Badar Kurniawan, ia mengaku telah memelihara sapi tersebut kurang lebih selama tiga tahun lamanya.

Ia merasa bangga bahwa sapi yang dimilikinya bisa terpilih dan dibeli oleh Presiden Jokowi. Dengan berat mencapai 1,3 ton, sapi ini sebenarnya sudah dipinang sejak Idul Fitri lalu melalui penawaran dari Puskeswan Sleman. Mendapatkan tawaran ini, Badar kemudian tidak melewatkannya dan menyambut baik.

Setelah disetujui, sapi ini kemudian masuk ke Laboratorium Balai Besar Veteriner Wates, dan mendapatkan hasil sehat. Untuk harganya disepakati pada angka Rp 107.500.000. Harga ini disepakati Badar dan pihak Setneg, selaku perwakilan dari Presiden Jokowi.

Sebelum mencapai bobot dan harga fantastis ini, Badar mengaku membeli sapi tersebut ketika berusia 6 bulan. Ketika dibeli, bobotnya ada di angka 280 kg. Namun dengan perawatan yang tepat, Black Bos kemudian berhasil mencapai bobot diatas 1 ton dan laku dengan harga fantastis.

Pakan yang Diberikan

Badar mengungkapkan bahwa pakan yang diberikan sebenarnya cukup standar. Komposisinya adalah ampas tahu, kulit kedelai, dan limbah tempe atau disebut dengan silase. Dalam satu hari, Black Bos diberikan dua kali makan. Bahan makanan ini dicampur, kemudian diberikan secara langsung pada sapi Angus tersebut.

Selain pakan, Badar juga mengatakan bahwa untuk bisa mencapai bobot sebesar itu harus diperhatikan pula bagian kaki, khususnya di bagian kuku. Perawatan kuku ini dilakukan dengan pembersihan secara rutin, dan bagian paha dipijat berkala dan dibaluri jahe.

Dengan perawatan ini, sapi yang dimilikinya mempunyai kaki yang kuat dan dapat menopang tubuh besarnya.

Itu tadi sekilas mengenai apa itu sapi Black Bos yang menjadi hewan kurban milik Presiden Jokowi. Semoga menjadi artikel yang bermanfaat, dan selamat melanjutkan kegiatan Anda berikutnya!

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lebih Banyak Dari Tahun Lalu, Jokowi Berikan 38 Ekor Sapi Kurban di Idul Adha 2023

Lebih Banyak Dari Tahun Lalu, Jokowi Berikan 38 Ekor Sapi Kurban di Idul Adha 2023

News | Jum'at, 23 Juni 2023 | 17:02 WIB

Jokowi Kurban Sapi di 38 Provinsi, Paling Besar Berbobot 1,2 Ton di DKI Jakarta

Jokowi Kurban Sapi di 38 Provinsi, Paling Besar Berbobot 1,2 Ton di DKI Jakarta

News | Jum'at, 23 Juni 2023 | 16:20 WIB

Bagaimana Hukum Patungan Hewan Kurban? Simak Penjelasan Buya Yahya

Bagaimana Hukum Patungan Hewan Kurban? Simak Penjelasan Buya Yahya

News | Jum'at, 23 Juni 2023 | 15:11 WIB

Terkini

Jemaah Mulai Padati Masjid Istiqlal untuk Salat Iduladha 1447 H, Pengamanan Diperketat

Jemaah Mulai Padati Masjid Istiqlal untuk Salat Iduladha 1447 H, Pengamanan Diperketat

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 06:31 WIB

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:57 WIB

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:45 WIB

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:07 WIB

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:49 WIB

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:24 WIB

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:10 WIB

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:42 WIB

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:41 WIB

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:35 WIB