Kembali Bersuara, Kini Denny Indrayana Sebut Presiden Jokowi Wajib Diberhentikan, Alasannya Sederhana!

Suara Liberte

Senin, 26 Juni 2023 | 07:13 WIB
Kembali Bersuara, Kini Denny Indrayana Sebut Presiden Jokowi Wajib Diberhentikan, Alasannya Sederhana!
Kembali Bersuara, Kini Denny Indrayana Sebut Presiden Jokowi Wajib Diberhentikan, Alasannya Sederhana! (Suara.com/Ria Rizki)

Pakar Hukum Tata Negara Denny Indrayana menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) bukan hanya bisa melainkan wajib untuk diberhentikan.

Gagasan tersebut disampaikan Denny dalam tulisannya yang berjudul ‘Jokowi Adalah (Masalah) Kita: Wajib Diberhentikan’.

Dalam tulisan tersebut, Denny menyodorkan tiga logika sederhana pelanggaran yang dilakukan Presiden Jokowi masuk ke delik pemakzulan.

Logika pertama adalah dugaan melakukan tindak pidana korupsi memperdagangkan pengaruh. Contoh kasusnya adalah dugaan korupsi suap yang diterima anak-anak Presiden Jokowi seolah-olah penyertaan modal ratusan miliar rupiah.

Dugaan tersebut dilaporkan oleh Ubeidilah Badrun pada 10 Januari 2022 namun tidak ada progres. Ia meyakini modal sebesar itu tidak akan diberikan jika Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep bukan anak presiden.

“Modal besar demikian tidak mungkin diberikan, kalau Gibran dan Kaesang bukan anak Presiden Jokowi. Saya berpendapat, inilah modus  , memperdagangkan pengaruh Jokowi sebagai Presiden,” ujar Denny, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @dennyindrayana pada Senin (26/6/2023).

Adapun logika yang kedua yaitu presiden diduga melakukan korupsi dengan menghalangi-halangi penegakan hukum. Presiden diduga melanggar Pasal 21 UU Tipikor dengan melakukan obstruction of justice.

“Kepada seorang anggota kabinet, pimpinan KPK menyatakan ada 4 kasus korupsi yang menjerat seorang elit politik. KPK siap mentersangkakan dengan seizin Presiden.  Sampai saat ini sang elit tetap aman, karena berada dalam barisan koalisi Jokowi,” ujar Denny.

Adapun logika yang ketiga yaitu Presiden Jokowi melanggar konstitusi, kebebasan berorganisasi, karenanya masuk delik penghianatan terhadap negara.

baca juga

Contoh dari kasus tersebut adalah pembegalan Partai Demokrat oleh KSP Moeldoko. Presiden Jokowi terkesan melakukan pembiaran atas hal tersebut.

Pembiaran Presiden Jokowi atas pembegalan partai, melanggar HAM, melanggar konstitusi, dan secara UU Pemilu adalah pengkhianatan terhadap negara.

“Dengan tiga delik pelanggaran yang kasat mata di atas, DPR bukan tidak mampu () untuk memberhentikan Jokowi, tetapi tidak mau (),” ujar Denny Indrayana.

Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Sufmi Dasco Ahmad pernah mengatakan bahwa ada mekanisme yang harus dijalankan dalam proses pemakzulan.

“Saya belum melihatnya. Dan kalau ada surat itu kemudian kami mesti juga tahu suratnya ditujukan ke mana, karena di DPR kan ada mekanisme yang ada,” kata Dasco saat menjawab wartawan terkait surat terbuka Demny Indrayana, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (8/6/2023).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dituntun Hingga Level Tertinggi, Pengamat: Ganjar Pranowo Adalah Produknya Jokowi

Dituntun Hingga Level Tertinggi, Pengamat: Ganjar Pranowo Adalah Produknya Jokowi

Liberte | Senin, 26 Juni 2023 | 01:10 WIB

Isu Anies Baswedan Bakal Jadi Tersangka di KPK, AHY: Jangan Ada Kriminalisasi

Isu Anies Baswedan Bakal Jadi Tersangka di KPK, AHY: Jangan Ada Kriminalisasi

News | Minggu, 25 Juni 2023 | 07:27 WIB

Tanggapi Denny Indrayana Soal Anies Baswedan, AHY Minta Tak Ada Politisasi dan Kriminalisasi

Tanggapi Denny Indrayana Soal Anies Baswedan, AHY Minta Tak Ada Politisasi dan Kriminalisasi

News | Sabtu, 24 Juni 2023 | 23:17 WIB

Terkini

Tak Hanya Asal Bangun, Kopdes Merah Putih Harus Bikin Warga Makin Mandiri

Tak Hanya Asal Bangun, Kopdes Merah Putih Harus Bikin Warga Makin Mandiri

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 10:04 WIB

Empat dalam Pencarian, Nelayan di Pangandaran Ditemukan Tak Bernyawa 2 Kilometer dari Lokasi Awal

Empat dalam Pencarian, Nelayan di Pangandaran Ditemukan Tak Bernyawa 2 Kilometer dari Lokasi Awal

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 10:02 WIB

Jelang Sidang Tahunan, Komeng Minta Juara Satu Kepada Prabowo

Jelang Sidang Tahunan, Komeng Minta Juara Satu Kepada Prabowo

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:57 WIB

Muzani Kutip Raja Ali Haji di Sidang MPR: Demokrasi Tak Makin Kuat karena Kita Keras Mencela

Muzani Kutip Raja Ali Haji di Sidang MPR: Demokrasi Tak Makin Kuat karena Kita Keras Mencela

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:54 WIB

Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Lemas ke Level Rp17.866

Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Lemas ke Level Rp17.866

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:46 WIB

Daftar Weton Tibo Ratu, Si Anak Emas Primbon Jawa yang Selalu Beruntung

Daftar Weton Tibo Ratu, Si Anak Emas Primbon Jawa yang Selalu Beruntung

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:45 WIB

Mobil Terjemur Terik Matahari, Bagian Apa yang Perlu Jadi Sorotan?

Mobil Terjemur Terik Matahari, Bagian Apa yang Perlu Jadi Sorotan?

Otomotif | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:41 WIB

HyperOS 4 Resmi Meluncur! Desain Kaca Mewah dan AI-nya Bisa Tebak Pikiran Pengguna?

HyperOS 4 Resmi Meluncur! Desain Kaca Mewah dan AI-nya Bisa Tebak Pikiran Pengguna?

Tekno | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:39 WIB

Menag Pimpin Doa di Sidang Tahunan MPR 2026: Lindungi Kami dari Fitnah dan Pengkhianatan

Menag Pimpin Doa di Sidang Tahunan MPR 2026: Lindungi Kami dari Fitnah dan Pengkhianatan

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:38 WIB

Jembatan Garuda Merah Putih di Way Bungur Jadi Harapan Baru Masyarakat

Jembatan Garuda Merah Putih di Way Bungur Jadi Harapan Baru Masyarakat

Lampung | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:38 WIB

×