Penggiat Media Sosial, Yusuf Dumdum terkekeh melihat santernya isu politik akan hadirnya dinasti politik dari Presiden Joko Widodo alias Jokowi. Hal ini karena rencana majunya sosok dari Kaesang Pangarep di Depok.
Dirinya mengatakan isu dinasti politik tak relevan dalam sistem demokrasi karena hal tersebut akan sangat mudah digagalkan mengingat kedaulatan ada dalam tangan rakyat dari Indonesia.
Loyalis Ganjar Pranowo ini membeberkan cara menggagalkan dinasti politik, ia mengatakan hal tersebut cukup mudah dilakukan, yakni dengan cara tak memiliki sosok yang disinyalir terkait hal tersebut.
"Kalau gak suka jangan dipilih, selesai. Kan rakyat yang memilih, bukan ditunjuk Presiden atau ketum partai," ungkapnya dalam akun twitter pribadinya, dikutip Rabu (05/07/2023).
Menurutnya hal ini sudah terbukti, salah satunya adalah yakni kegagalan pencalonan sebagai gubernur dari Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Pilkada Jakarta 2017.
"Lagian sudah ada contohnya, anak mantan kepala negara dan ketum partai gagal nyalon pilgub," jelasnya lewat media sosial.
Diketahui, AHY memang gagal menjadi gubernur di DKI Jakarta. Namun hal tersebut rupanya menjadi modal tersendiri baginya untuk bisa menjadi calon wakil presiden di Pilpres 2024.