Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 5.999,038
LQ45 587,746
Srikehati 290,482
JII 351,378
USD/IDR 17.937

Bank Indonesia Ungkap Minyak Goreng Mahal Jadi Biang Kerok Inflasi Tembus 2,5 Persen

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Selasa, 05 Mei 2026 | 07:45 WIB
Bank Indonesia Ungkap Minyak Goreng Mahal Jadi Biang Kerok Inflasi Tembus 2,5 Persen
Harga minyak goreng kemasan di salah satu retail modern. [Suarabali.id/Buniamin]
baca 10 detik
  • Bank Indonesia mencatat inflasi nasional pada April 2026 berada di level 2,42 persen sesuai sasaran target pemerintah.
  • Penurunan angka inflasi dipicu deflasi pada kelompok pangan bergejolak akibat masa panen raya dan normalisasi permintaan masyarakat.
  • Kestabilan inflasi terjaga melalui sinergi kebijakan moneter Bank Indonesia dan koordinasi pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

Suara.com - Bank Indonesia (BI) mengungkapkan penyebab Inflasi April 2026 dalam kisaran sasaran 2,5 plus minus 1 persen.

Direktur Eksekutif Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, mengungkapkan bahwa secara tahunan, angka inflasi pada April 2026 berada di level 2,42 persen (year-on-year/yoy).

Capaian ini menunjukkan tren positif karena lebih rendah dibandingkan realisasi pada bulan sebelumnya, yang sempat menyentuh angka 3,48 persen (yoy), berkat langkah konkret Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas harga.

“Inflasi yang tetap terjaga dalam kisaran sasaran ini merupakan hasil dari konsistensi kebijakan moneter serta eratnya sinergi pengendalian inflasi antara Bank Indonesia dan Pemerintah melalui TPIP dan TPID,” ujar Ramdan Denny Prakoso dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (5/5/2026).

Terkait komponennya, inflasi inti pada April 2026 tercatat sebesar 0,23 persen (mtm), sedikit meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 0,13 persen (mtm).

Kenaikan ini dipicu oleh komoditas minyak goreng yang terdampak kenaikan harga crude palm oil (CPO) global.

Ilustrasi Bank Indonesia. [Suara.com]
Ilustrasi Bank Indonesia. [Suara.com]

"Meski demikian, secara tahunan inflasi inti justru menurun menjadi 2,44 persen (yoy)," katanya.

Di sisi lain, kelompok pangan bergejolak (volatile food) justru mengalami deflasi sebesar 0,88 persen (mtm). Penurunan harga ini terutama disumbang oleh komoditas daging ayam ras, telur ayam ras, dan aneka cabai.

Fenomena ini terjadi seiring dengan normalisasi permintaan masyarakat pasca-Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri serta masuknya masa panen raya di berbagai daerah sentra produksi.

baca juga

Kenaikan tercatat pada kelompok Harga yang diatur pemerintah (administered prices) yang mengalami inflasi sebesar 0,69 persen (mtm).

Faktor utamanya adalah kenaikan tarif angkutan udara, harga bensin nonsubsidi, dan LPG nonsubsidi yang menyesuaikan harga avtur serta harga energi global. Secara tahunan, kelompok ini mencatatkan inflasi sebesar 1,53 persen (yoy).

Sebagai langkah mitigasi ke depan, Bank Indonesia meyakini bahwa target inflasi akan terus terkendali dalam sasaran 2,5 plus minus 1 persen untuk sepanjang tahun 2026 hingga 2027.

"Optimisme ini didukung oleh penguatan Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS) serta koordinasi solid antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga ketahanan pangan nasional," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Terkapar Rp17.300, BI Pasang Badan Guyur Pasar!

Rupiah Terkapar Rp17.300, BI Pasang Badan Guyur Pasar!

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 12:20 WIB

Kurs Rupiah Masih Tembus Rp17.000, Bos BI Klaim Cadangan Devisa Aman

Kurs Rupiah Masih Tembus Rp17.000, Bos BI Klaim Cadangan Devisa Aman

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 08:34 WIB

Kredit Nganggur di Bank Tembus Rp2.527 Triliun, BI Ungkap Penyebab dan Strateginya

Kredit Nganggur di Bank Tembus Rp2.527 Triliun, BI Ungkap Penyebab dan Strateginya

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 07:28 WIB

BI Longgarkan Transaksi NDF Offshore untuk Perkuat Rupiah

BI Longgarkan Transaksi NDF Offshore untuk Perkuat Rupiah

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 19:25 WIB

Mantan Gubernur BI: Rupiah Melemah Karena Pemerintah Tahan Subsidi BBM

Mantan Gubernur BI: Rupiah Melemah Karena Pemerintah Tahan Subsidi BBM

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:54 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Kerek Inflasi? Begini Jawaban BI

Harga BBM Nonsubsidi Kerek Inflasi? Begini Jawaban BI

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:36 WIB

Terkini

Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M

Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:19 WIB

Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun

Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:14 WIB

5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar

5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:00 WIB

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:40 WIB

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:39 WIB

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:17 WIB

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:11 WIB

Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:05 WIB

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:54 WIB

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:53 WIB