Politikus Partai Demokrat, Soeyoto, mengomentari perihal peninjauan Jakarta International Stadium (JIS) oleh Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, Ketua Umum PSSI Erick Thohir, dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.
Soeyoto menyoroti orang yang bertopi putih yang disebut-sebut berasal dari Federasi Sepak Bola Dunia atau FIFA.
Orang tersebut mengatakan bahwa rumput di JIS berbeda dengan rumput yang ada di Gelora Bung Karno (GBK). Agar bisa digunakan, rumput tersebut harus diganti.
“Mau tidak mau harus mencari rumput cocok. Di-sodding. Biar lebih mudah, kita beli rumput dari golf,” ujar orang tersebut.
Menanggapi hal tersebut, Soeyoto menyoroti pernyataan orang tersebut dan pernyataan Erick Thohir soal FIFA lah yang menentukan standarnya.
“Jadi orang dari FIFA yg bertopi putih itu? ET bilang "Standar FIFA yang menentukan FIFA",” ujar Soeyoto, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @soeyoto1 pada Rabu (5/7/2023).
“Kok topi putih bilang rumputnya harus diganti kemudian Menteri PUPR bilang semua rumputnya diganti?” sambungnya.
Melihat review tentang JIS yang juga membahas soal rumput, Soeyoto menantang PT Jakarta Propertindo (Jakpro) untuk membuktikan kebenaran klaimnya bahwa JIS sudah berstandar FIFA.
“Sering lihat review tentang JIS termasuk bahas rumputnya, jauh-jauh hari katanya sudah standar FIFA. Ayolah Jakpro buktikan Anda-anda benar, lawan kalau itu semua "framing",” ujarnya.
Baca Juga: Jalani Sidang Tipiring, Dua Oknum Juru Parkir Ilegal di Jalan Pasar Kembang Didenda Rp500 Ribu
Sebelumnya, Plt Direktur Proyek JIS, Arry Wibowo, mengatakan dalam keterangan resminya bahwa JIS merupakan stadion yang mirip dengan stadion di Eropa baik secara desain maupun fasilitas.
“Selain itu, Jakpro juga didampingi langsung oleh Assessor FIFA pada saat perencanaan dan desain JIS dilakukan,” ujar Arry Wibowo dalam keterangan resminya pada Sabtu (10/9/2022).