Mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Said Didu menyoroti PDI Perjuangan (PDIP) DKI Jakarta yang meminta dilakukannya audit total terkait konsultan desain asal Inggris Buro Happold yang menyebut proyek Jakarta International Stadium (JIS) tak sesuai dengan konsep disain orisinalnya.
Hal tersebut ditanggapi Said Didu melalui akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Said Didu setuju akan permintaan dari PDIP itu. Ia bahkan menyodorkan 9 proyek di era Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk diaudit pula.
"Sekaligus audit; Mandalika, Kereta api cepat, Bandara Kertajati, Pembelian Bus China, Pembelian ruas tol swasta oleh BUMN, Penguasaan IUP dan Smelter tambang oleh China," ujar Said Didu dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @msaid_didu, Selasa (11/7).
Lanjut, Said Didu pun meminta soal ekspor pasir laut hingga food estate ikut diaudit.
"Ekspor pasir laut, impor beras, gula, garam, dan lain-lain, serta food estate," imbuhnya.
Sementara itu, Sekretaris Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Rio Sambodo mengatakan bahwa harus adanya penanganan teknis secata mendasar baik jangka pendek maupun panjang demi sarana prasarana.
"Konkretnya harus ada penanganan teknis secara mendasar baik jangka pendek maupun jangka panjang untuk sarana prasarana. Serta audit total dari aspek perencanaan maupun pembangunannya," ujar Sekretaris Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Rio Sambodo, Minggu (9/7/2023).
"Bentuk pansus JIS jika dipandang perlu," sambungnya.
Dilansir dari Detik, menurut Rio, pernyataan Buro Happold menegaskan adanya malpraktek dalam perencanaan dan pembangunan JIS. Tidak mengherankan jika banyak sekali kekurangan fasilitas JIS dan jauh dari standar internasional sebagaimana mestinya.
Diberitakan sebelumnya, terkait polemik JIS, Buro Happold sendiri diketahui sebagai salah satu pihak yang terlibat dalam pembangunan JIS. Dalam keterangan resminya, Buro Happold menjelaskan perannya dalam proyek tersebut.
"Pihak Jakarta Konsultindo (Jakkon) meminta Buro Happold untuk membuat panduan desain (design guidelines) serta memberikan jasa konsultasi, mulai Desember 2018 hingga Maret 2019," bunyi keterangan resmi tersebut, Minggu (9/7/2023).
"Selama masa pembuatan panduan itu, perusahaan memastikan agar desain seluruh aspek yang berkaitan dengan standar FIFA terpenuhi," bunyi kelanjutannya.
Lebih lanjut, dijelaskan pula bahwa JIS ternyata tak sesuai dengan konsep desain orisinil.
"Hasil tinjauan perusahaan mengidentifikasi beberapa aspek yang ternyata tidak sesuai dengan panduan konsep desain orisinal dari Buro Happold. Temuan ini telah disampaikan oleh Buro Happold dalam surat terpisah," tegas keterangan resmi tersebut.