Kala Ahli Agronomi Gagal Paham Rumput Hybrid JIS, Jadi Sasaran Empuk Loyalis Anies: Bapak Enggak Paham, Kok Bisa Evaluasi

Suara Liberte | Suara.com

Selasa, 11 Juli 2023 | 16:40 WIB
Kala Ahli Agronomi Gagal Paham Rumput Hybrid JIS, Jadi Sasaran Empuk Loyalis Anies: Bapak Enggak Paham, Kok Bisa Evaluasi
Jakarta International Stadium (JIS). (Instagram/jakinstadium)

Chairman Karya Rama Prima (KaeRPe) Qamal Mutaqin mengaku tidak memahami teknologi rumput hybrid yang digunakan pada Jakarta International Stadium (JIS).

Padahal, Qamal bersama dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Ketua Umum PSSI Erick Thohir menginspeksi rumput di JIS.

Namun ia menerangkan latar belakang mengapa dia dan perusahaannya dapat bekerja sama dengan induk sepak bola dunia, FIFA, sebagai vendor yang memeriksa kualitas rumput lapangan sepak bola.

"Berdasarkan pengalaman kami bekerja sama dengan FIFA, jadi pada saat U-20 FIFA datang bulan Juni 2022 itu memberikan kriteria dan bahkan FIFA panik melihat kondisi lapangan bola di Indonesia, jadi bukan JIS ya," kata Qamal, dikutip Liberte Suara dari YouTube tvOneNews.

FIFA, menurutnya, memilih perusahaannya sebagai vendor untuk merenovasi sejumlah stadion di Indonesia.

"Kami diminta untuk membantu FIFA untuk merekondisi merenovasi kecil maupun besar yang kecil itu sambil seluruhnya program di seluruh lapangan di 29 lapangan 5 kota 6 kota dengan Jakarta dan semuanya ada kelemahannya dan satu yang paling berat ada di sejarah Si Jalak Harupat," ungkapnya.

Qamal meyakini bahwa FIFA telah memintanya untuk kembali datang memeriksa JIS. Ia menjelaskan kekurangan yang dimiliki oleh JIS untuk disampaikan kepada FIFA.

"Berdasarkan itu kami tahu apa yang keinginan FIFA, pada saat PSSI meminta kami untuk datang kami datang tiga kali ke JIS, kami bekerja sama dengan pihak Jakpro pihak kontraktor yang sudah ditunjuk. Kami tes apa kelemahan-kelemahan itu sehingga kami ungkapkan kelemahannya," tutur dia.

Namun, ahli agronomi itu malah memberikan pernyataan bahwa dirinya tidak memahami teknologi rumput hybrid di JIS. Padahal, KaeRPe mengklaim memiliki pengalaman dalam mengelola rumput dan telah menjalin kerja sama dengan FIFA.

"Kami didekati oleh Lumonta yang punya sis grass tiga kali karena kami di GBK, tapi kami tidak mengerti dengan sistem dilapisi pasir lalu ditanam rumput, kalau kami tidak mengerti kan tidak bisa," kata Qamal.

Vendor penyedia rumput mengakui bahwa karena tidak memiliki pemahaman terhadap teknologi rumput hybrid JIS, maka solusinya hanya meminta segera rumput itu diganti.

"Makanya kami katakan diambil (rumputnya), dikeluarkan," katanya, singkat.

Pernyataan dari Qamal kemudian direspons oleh loyalis sekaligus juru bicara Anies Baswedan, Geisz Chalifah. Ia mempertanyakan kualifikasi Qamal dan perusahaannya sebagai pengecek kualitas rumput yang tidak memahami teknologi rumput di JIS.

"Kalau tidak mengerti, bagaimana bapak bisa mengevaluasi rumput yang ada di sana (Stadion JIS). Kan bapak nggak paham, kok bisa evaluasi sih," pungkas Geisz.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pakar Agronomi Bilang Atap JIS Lebih Baik Dibongkar: Rumput Butuh Sinar Matahari

Pakar Agronomi Bilang Atap JIS Lebih Baik Dibongkar: Rumput Butuh Sinar Matahari

| Selasa, 11 Juli 2023 | 16:06 WIB

5 Stadion Elit yang Dibangun Bersama Buro Happold, Super Megah!

5 Stadion Elit yang Dibangun Bersama Buro Happold, Super Megah!

Bisnis | Selasa, 11 Juli 2023 | 16:01 WIB

PDIP Minta Pembangunan JIS Diaudit Total, Said Didu Sodorkan 9 Proyek Ini Mesti Ikut Diaudit

PDIP Minta Pembangunan JIS Diaudit Total, Said Didu Sodorkan 9 Proyek Ini Mesti Ikut Diaudit

| Selasa, 11 Juli 2023 | 15:55 WIB

Terkini

Kunci Jawaban Soal SNBT: Penalaran Umum

Kunci Jawaban Soal SNBT: Penalaran Umum

Bali | Minggu, 12 April 2026 | 10:17 WIB

BI Sebut Kepercayaan Masyarakat Terhadap Ekonomi RI Tinggi

BI Sebut Kepercayaan Masyarakat Terhadap Ekonomi RI Tinggi

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 10:10 WIB

Iran Tetapkan Tarif Selat Hormuz, Harga Bitcoin Malah Anjlok Parah

Iran Tetapkan Tarif Selat Hormuz, Harga Bitcoin Malah Anjlok Parah

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 10:09 WIB

Akui Gunakan AI di Opening Ascendance of a Bookworm, WIT Studio Minta Maaf

Akui Gunakan AI di Opening Ascendance of a Bookworm, WIT Studio Minta Maaf

Your Say | Minggu, 12 April 2026 | 10:05 WIB

Intip 4 Pasang Sepatu Senilai Rp 129 Juta dari OTT Bupati Tulungagung, Ada Merek Louis Vuitton!

Intip 4 Pasang Sepatu Senilai Rp 129 Juta dari OTT Bupati Tulungagung, Ada Merek Louis Vuitton!

News | Minggu, 12 April 2026 | 10:01 WIB

Review Film Warung Pocong: Campuran Antara Komedi dan Horor yang Seimbang

Review Film Warung Pocong: Campuran Antara Komedi dan Horor yang Seimbang

Your Say | Minggu, 12 April 2026 | 10:00 WIB

Takut Takabur, Aldi Tetap Gunakan Jargon 'Semua Milik Allah' Usai Disentil Ustaz

Takut Takabur, Aldi Tetap Gunakan Jargon 'Semua Milik Allah' Usai Disentil Ustaz

Entertainment | Minggu, 12 April 2026 | 10:00 WIB

Nikita Mirzani Ngadu ke Prabowo, Singgung Hukum Buta Logika Usai Divonis 6 Tahun Penjara

Nikita Mirzani Ngadu ke Prabowo, Singgung Hukum Buta Logika Usai Divonis 6 Tahun Penjara

Entertainment | Minggu, 12 April 2026 | 09:58 WIB

Danantara Rebut Pengelolaan Sekuritas Himbara, Mau Bentuk Holding Baru

Danantara Rebut Pengelolaan Sekuritas Himbara, Mau Bentuk Holding Baru

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 09:55 WIB

LPS di Pekanbaru Dievaluasi: Sampah Tak Boleh Menumpuk, Angkut Setiap Hari

LPS di Pekanbaru Dievaluasi: Sampah Tak Boleh Menumpuk, Angkut Setiap Hari

Riau | Minggu, 12 April 2026 | 09:43 WIB