Pengamat Politik Refly Harun menyinggung soal Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) terkait batalnya Anies Baswedan mengumumkan bakal calon wakil presiden dalam waktu dekat.
Menurutnya, ada dua faktor yang diduga membuat Anies tidak mau terlalu terburu-buru dalam mengumumkan bakal calon wakil presiden untuk mendampinginya.
“Ada dua faktor yang barangkali membuat Anies tidak mau terlalu terburu-buru. Pertama faktor internal, kedua faktor eksternal tentunya,” ujar Refly, dikutip Suara Liberte dari kanal YouTube pribadi pada Kamis (13/7/2023).
Refly mengatakan dari sisi internal memang tidak ada urgensi untuk segera mengumumkan sosok bakal calon wakil presiden.
“Dari sisi internal, sesungguhnya tidak ada kebutuhan untuk segera mengumumkan siapa calon wakil presidennya,” jelasnya.
Itu karena, pendaftaran calon presiden baru dimulai pada Oktober 2023 mendatang. Namun, Refly juga menyoroti saran Partai Demokrat untuk segera mengumumkan bakal calon wakil presiden.
Demokrat beralasan waktu mempersiapkan Pilpres 2024 lebih panjang seandainya bakal calon wakil presiden segera diumumkan.
Ahli hukum tata negara ini menilai hal itu berkaitan dengan langkah yang akan diambil Demokrat seandainya AHY dipilih atau tidak dipilih menjadi calon wakil presiden Anies.
“Kalau yang ditunjuk sebagai calon wakil presidennya adalah akhirnya AHY, tentu barangkali Demokrat langsung full speed. Tapi kalau yang ditunjuk calon wakil presidennya bukan AHY, kita tidak tahu apakah Demokrat akan tetap berada di koalisi atau tidak. Itu selalu menjadi spekulasi,” jelas Refly.
Baca Juga: Kembali ke Al Nassr pasca Libur, Cristiano Ronaldo: Assalamualaikum!
Sementara itu, AHY telah menegaskan bahwa dirinya memilih untuk memantapkan rancang bangun Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) yang mengusung Anies Baswedan sebagai calon presidennya.
Hal itu diungkapnya untuk menanggapi penyebutan bahwa AHY diperhitungan menjadi calon wakil presiden untuk Ganjar Pranowo. Hal tersebut diungkapnya di kantor DPP Partai Demokrat, Menteng, Jakarta, pada Rabu (7/6/2023).
“Saya pertama berterima kasih kepada siapapun yang menyebutkan bahwa AHY bisa diperhitungkan dan sebagainya. Berpasangan dengan siapapun,” ujar AHY dalam kesempatan tersebut.
“Itulah mengapa selain tentunya menyampaikan apresiasi tadi, kami juga terus memantapkan rancang bangun dari koalisi perubahan ini,” tutur AHY.