Pegiat media sosial Eko Kuntadhi menyoroti Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang membebastugaskan Kepala Sekolah SMKN 1 Sale, Kabupaten Rembang karena melakukan pungutan liar (pungli) berkedok infak.
Hal tersebut ditanggapi Eko Kuntadhi melalui akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Eko Kuntadhi memberikan apresiasi terhadap Ganjar Pranowo karena langsung bergerak.
Ia juga menyebut kalau pelaku pungli dibiarkan terjadi, maka hal itu menjadi pelajaran awal korupsi bagi siswa.
"Nah, gini. Langsung bergerak. Kalau pungli dibiarkan terjadi di sekolah, itu pelajaran awal korupsi di mata anak didik," ujar Eko Kuntadhi dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @ekokuntadhi1, Jumat (14/7).
Dilansir dari Detik, sebelumnya, Ganjar Pranowo diketahui menerima aduan dugaan praktik pungli berkedok infak di SMK Negeri 1 Sale di Kabupaten Rembang, setiap kenaikan kelas. Temuan itu terkuak secara tidak sengaja saat Ganjar memberikan motivasi pada acara seminar di Pendopo Kabupaten Rembang, Senin (10/7/2023).
"Apapun sebutannya, pungutan tetap pungutan. Mau disebut infak, iuran, atau semacamnya, itu tetap pungutan. SMAN/SMKN/SLBN se-Jateng Gratis!," kata Ganjar dalam postingannya.
Seperti diketahui, tindakan tegas telah diambil terhadap Kepala Sekolah SMKN 1 Sale, Kabupaten Rembang, terkait tarikan atau pungli berkedok infak. Ganjar menegaskan Kepala Sekolah SMKN 1 Sale sudah dibebastugaskan dari jabatannya setelah terbukti menarik pungli dari siswa.