Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto buka-bukaan terkait dengan pertemuan yang baru-baru ini dilakukannya dengan sosok dari Elite PDI Perjuangan (PDIP) Budiman Sudjatmiko.
Ia mengaku dirinya sangat bersyukur dapat berdiskusi dengan sosok yang pernah menjadi musuh dalam jalan hidupnya tersebut. Ternyata ia cukup terkejut ketika mengetahui bahwa politikus ini memiliki visi yang serupa dengannya soal persatuan dari Indonesia.
“Saya mendapat kehormatan kunjungan dari saudara Budiman Sudjatmiko bersama beberapa kawan-kawannya. Tadi cukup lama berdiskusi, kita mempunyai kesamaan visi, kesamaan pandangan,” katanya seperti dalam keterangan tertulis yang dilansir pada Jumat (21/7).
Ia mengaku membahas banyak hal dengan Budiman. Mulai dari kestabilan politik nasional hingga ancaman yang bisa datang dari luar seperti krisis global. Salah satu yang disoroti mereka adalah Perang Ukraina.
“Di tengah keadaan global saat ini, tantangan yang kita hadapi semakin berat. Kondisi geopolitik, persaingan antar negara besar, membawa dampak bagi Indonesia. Perang di Ukraina membuat harga pangan, harga pupuk dunia naik,” kata Prabowo.
Sementara itu, Budiman sendiri dalam pertemuan ini mengatakan bangsa ini perlu persatuan kaum nasionalis. Seluruh elemen di negeri ini harus saling dukung dan bergandengan tangan untuk bersama-sama menjaga Indonesia.
“Setelah saya bertemu beliau, saya merasa bangsa ini perlu persatuan kaum nasionalis. Kita butuh saling dukung, butuh kebersamaan karena Indonesia harus dijaga bareng-bareng,” kata Budiman.