Pengamat Politik: Keakraban Ganjar dan Prabowo Adalah Sinyal Ada Common Enemy

Suara Liberte

Kamis, 10 Agustus 2023 | 19:00 WIB
Pengamat Politik: Keakraban Ganjar dan Prabowo Adalah Sinyal Ada Common Enemy
prabowo ganjar prabowo (Foto: Laily Rachev – Biro Pers Sekretariat Presiden)

Pengamat politik Refly Harun menduga melambungnya popularitas calon presiden (capres) Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan menjadi kekhawatiran bagi dua capres lain.

Menurut Refly, capres PDI Perjuangan Ganjar Pranowo dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto terlihat akrab satu sama lain dalam sebuah kesempatan.

Pakar hukum tata negara itu melihat keakraban dan kemesraan antara Ganjar dan Prabowo sebagai sinyal kepanikan untuk merespons tren elektabilitas Anies yang semakin kuat.

"Di antara mereka bisa saling komunikasi tapi yang bisa menyatukan mereka begitu karena mereka sepertinya menghadapi the common enemy, musuh yang sama yang mereka khawatirkan itulah Anies Baswedan," kata Refly dikutip Liberte Suara, Kamis (10/8/2023), di kanal YouTube pribadinya.

Pasalnya, dalam hasil survei beberapa lembaga menunjukkan Anies menempati posisi terbawah. Litbang Kompas mencatat elektabilitas Anies hanya 13%, Prabowo 18%, dan Ganjar sekitar 25%. 

"Jadi aneh mereka mengkhawatirkan dengan orang yang elektabilitasnya cuma 13% sementara mereka bisa berkomunikasi dengan baik," ungkap Refly.

"Kalau menurut saya kemesraan itu menunjukkan bahwa ada kepanikan di kalangan Istana mengenai tren elektabilitas Anies, karena kalau seandainya Anies cuma nomor 3 ngapain khawatir," tambahnya, menegaskan.

Karena jika elektabilitas Ganjar turun, maka masih ada Prabowo, namun upaya penyatuan keduanya malah menunjukkan bahwa tren elektabilitas Anies sebenarnya kuat dan berbeda dari hasil survei.

"Toh kalau misalnya Ganjar meleset maka Prabowo yang akan menang, tapi ini ketika ada upaya untuk menyatukan Ganjar dan Prabowo atau Prabowo dengan Ganjar itu menunjukkan bahwa Anies makin kuat trend elektabilitasnya," pungkas Refly.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kecurigaan Refly Harun Soal Melambungnya Popularitas Anies Didukung Gelagat Ganjar dan Prabowo

Kecurigaan Refly Harun Soal Melambungnya Popularitas Anies Didukung Gelagat Ganjar dan Prabowo

Liberte | Kamis, 10 Agustus 2023 | 18:21 WIB

Ini Alasan Andi Arief Minta Anies Jelaskan Nama Surya Paloh dalam Survei Nama Cawapres

Ini Alasan Andi Arief Minta Anies Jelaskan Nama Surya Paloh dalam Survei Nama Cawapres

Liberte | Kamis, 10 Agustus 2023 | 17:37 WIB

Bukan Ganjar Pranowo, Ade Armando Menimbang Nasibnya Jika Gabung Tim Prabowo

Bukan Ganjar Pranowo, Ade Armando Menimbang Nasibnya Jika Gabung Tim Prabowo

Liberte | Kamis, 10 Agustus 2023 | 16:15 WIB

Terkini

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 23:51 WIB

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

News | Selasa, 08 September 2026 | 23:30 WIB

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 23:23 WIB

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Bali | Selasa, 08 September 2026 | 23:12 WIB

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Surakarta | Selasa, 08 September 2026 | 23:07 WIB

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 22:54 WIB

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 22:26 WIB

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 22:24 WIB

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 22:20 WIB

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

News | Selasa, 08 September 2026 | 22:15 WIB

×