PKS Kritik Strategi Pembangunan Era Jokowi, Jadi Biang Kerok Polusi Udara Naik Lagi?

Suara Liberte

Senin, 21 Agustus 2023 | 14:07 WIB
PKS Kritik Strategi Pembangunan Era Jokowi, Jadi Biang Kerok Polusi Udara Naik Lagi?
Ilustrasi Polusi Udara (freepik.com/rawpixel.com)

Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PKS, Mulyanto menyoroti masalah polusi udara yang tengah dihadapi oleh sejumlah masyarakat dalam wilayah dari Indonesia.

Ia menilai bahwa akar masalah ini bukan hanya soal lingkungan ataupun pembangkita listri tenaga baru bara, tetapi lebih bersumber pada strategi pembangunan yang kurang efektif dalam masa pemerintahan dari Presiden Joko Widodo alias Jokowi.

Mulyanto menilai peningkatan kadar polusi udara di sebuah wilayah tidak bisa dilihat secara parsial. Ada sejumlah hal yang harus diperhatian salah satunya adalah pembangunan yang tak memerhatikan faktor dari kelesatarian lingkungan di Indonesia.

“Pemerintah tidak boleh menganggap enteng masalah lingkungan ini. Karena dampaknya bisa sangat besar. Bukan hanya terkait bagi pelestarian lingkungan tapi juga menyangkut ke masalah kesehatan masyarakat. Pemerintah harus melihat semua aspek untuk mencari jalan keluar dari masalah ini. Tidak bisa ujug-ujug menyalahkan keberadaan PLTU sebagai penyebabnya dan menawarkan penggunaan kendaraan listrik atau electric vehacle (EV) sebagai solusinya. Ini dangkal sekali,” kata Mulyanto, dilansir Senin (21/8).

Mulyanto mendesak Pemerintah segera meninjau program pembangunan yang tidak ramah lingkungan. Selain itu Pemerintah harus memfungsikan beberapa lembaga terkait untuk memetakan masalah polusi udara ini secara objektif sekaligus menawarkan solusinya.

“Kita kan punya BRIN. Pemerintah dapat menugaskan BRIN untuk melakukan penelitian ini agar hasilnya akurat dan yang utama dapat diketahui sumber-sumber polutan yang menyebabkan polusi tersebut. Jadi kalau Presiden batuk-batuk tidak berarti PLTU harus ditutup segera. Ini kan tidak pas,” kata Mulyanto.

Mulyanto usul untuk mengurangi kadar polusi udara dalam jangka waktu dekat Pemerintah bisa memperbanyak wilayah kawasan bebas kendaraan bermotor atau car free day (CFD) dengan durasi yang lebih panjang di akhir pekan. Hal ini perlu dilakukan juga di beberapa wilayah penyangga Jakarta.

“Sementara untuk jangka panjang, Pemerintah perlu merancang program terpadu pengendalian kualitas udara yang melibatkan berbagai unsur. Sepantasnya kebijakan yang diambil Pemerintah berbasis evidence (bukti-bukti yang kuat),” kata Mulyanto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Luhut Digantikan Sandiaga Uno, Ini Alasan Jokowi Tunjuk Menteri Pengganti saat Lawatan ke Afrika

Luhut Digantikan Sandiaga Uno, Ini Alasan Jokowi Tunjuk Menteri Pengganti saat Lawatan ke Afrika

News | Senin, 21 Agustus 2023 | 11:38 WIB

Koruptor Dapat Remisi Bebas Bikin Geleng-geleng, Rocky Gerung Geram: Presiden Harusnya Protes

Koruptor Dapat Remisi Bebas Bikin Geleng-geleng, Rocky Gerung Geram: Presiden Harusnya Protes

Liberte | Senin, 21 Agustus 2023 | 09:31 WIB

Presiden Jokowi Apresiasi Kehadiran Mobil Pasar Murah Keliling di Kota Medan

Presiden Jokowi Apresiasi Kehadiran Mobil Pasar Murah Keliling di Kota Medan

News | Senin, 21 Agustus 2023 | 09:05 WIB

Terkini

SDN Nailan Ponorogo di Ujung Tanduk: Kelas 1 & 2 Kosong Melompong, Hanya Tersisa 13 Murid

SDN Nailan Ponorogo di Ujung Tanduk: Kelas 1 & 2 Kosong Melompong, Hanya Tersisa 13 Murid

Jatim | Senin, 13 Juli 2026 | 11:23 WIB

Anak Korban Kekerasan Seksual 27 Pria di Sampang Butuh Pemulihan, Bukan Sekadar Hukuman Pelaku

Anak Korban Kekerasan Seksual 27 Pria di Sampang Butuh Pemulihan, Bukan Sekadar Hukuman Pelaku

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:21 WIB

Cedera Lagi, Mauro Zijlstra Tinggalkan TC Timnas Indonesia, Dipastikan Absen di Piala AFF 2026

Cedera Lagi, Mauro Zijlstra Tinggalkan TC Timnas Indonesia, Dipastikan Absen di Piala AFF 2026

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 11:18 WIB

Apa Itu Kacamata Photocromic? Cek 3 Rekomendasi Terlaris di Shopee dengan Review Jujur

Apa Itu Kacamata Photocromic? Cek 3 Rekomendasi Terlaris di Shopee dengan Review Jujur

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 11:18 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Dicekal ke Luar Negeri Usai Jadi Tersangka Korupsi-TPPU

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Dicekal ke Luar Negeri Usai Jadi Tersangka Korupsi-TPPU

Sumut | Senin, 13 Juli 2026 | 11:16 WIB

Misi Juara Piala Asia 2027, Timnas Iran Perpanjang Kontrak Amir Ghalenoei

Misi Juara Piala Asia 2027, Timnas Iran Perpanjang Kontrak Amir Ghalenoei

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 11:16 WIB

Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik, Mengapa DPR Menolak APBN Menanggung Ongkos Jemaah?

Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik, Mengapa DPR Menolak APBN Menanggung Ongkos Jemaah?

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:16 WIB

ASUS Resmi Rilis Kontroler ROG Raikiri II Pro PC untuk Gamer Kompetitif

ASUS Resmi Rilis Kontroler ROG Raikiri II Pro PC untuk Gamer Kompetitif

Tekno | Senin, 13 Juli 2026 | 11:15 WIB

3 Body Scrub yang Ampuh Memutihkan Kulit Sesuai Review Pembeli

3 Body Scrub yang Ampuh Memutihkan Kulit Sesuai Review Pembeli

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 11:14 WIB

Skandal KUR BNI, Kejati Ungkap Korupsi Rp41,48 Miliar Libatkan 900 Petani Fiktif

Skandal KUR BNI, Kejati Ungkap Korupsi Rp41,48 Miliar Libatkan 900 Petani Fiktif

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 11:10 WIB

×