Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Solidaritas Indonesia (PSI) William A. Sarana buka suara terkait dengan kemunculan usulan tak terduga dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) soal Pilpres 2024. Ini terkait duet Ganjar Pranowo-Anies Baswedan.
William buka-bukaan menyatakan bahwa dirinya tak suka dengan wacana tersebut. Ia menilai bahwa dua politikus tersebut tidak bisa kerja bersama karena memiliki komitmen yang berbeda dalam menyikap kinerja dari Presiden Joko Widodo alias Jokowi.
Ganjar dinilainya memiliki dorongan untuk melanjutkan kebijakan yang telah dijalankan oleh pemerintahan saat ini, hal yang berbeda malah akan dilakukan oleh Anies. Mantan menteri pendidikan itu selalu menyuarakan perubahan di Indonesia.
"Jujur saya tidak suka atas wacana Ganjar - Anies. Ganjar adalah nasionalis yang punya komitmen tegas melanjutkan pekerjaan Pres. Jokowi. Anies selalu membawa narasi perubahan," ungkapnya seperti yang dilansir dari akun @willsarana pada Selasa (22/8).
Ia menyarakan jika memang mencari wakil dengan elektabilitas tinggi, bakal calon presiden partai wong cilik bisa menggandeng sosok dari Prabowo Subianto.
Menurutnya, jika hal tersebut dicapai, kemenangan sudah dikantongi karena kelompok nasionalis telah bersatu dalam satu gerbong kereta di Pilpres 2024.
"Jika mau lebih baik Ganjar - Prabowo. Ganjar - Prabowo, Nasionalis Bersatu," jelasnya.