Fraksi PSI Kritik Pemprov DKI: Subsidi Pangan Sulit Diakses, Stunting Masih Tinggi

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Selasa, 10 Februari 2026 | 08:59 WIB
Fraksi PSI Kritik Pemprov DKI: Subsidi Pangan Sulit Diakses, Stunting Masih Tinggi
Anggota Fraksi PSI DPRD DKI, Francine Widjojo. (Dokumen tim humas Francine Widjojo)
baca 10 detik
  • Anggota Fraksi PSI DPRD DKI, Francine Widjojo, menilai distribusi pangan subsidi di Jakarta masih kacau dan sulit diakses warga.
  • Pemangkasan anggaran Rp370 miliar memperburuk jangkauan program dan ketersediaan enam komoditas pokok.
  • Francine menekankan pentingnya tata kelola yang lebih baik untuk menekan stunting dan memenuhi hak pangan kelompok rentan.

Suara.com - Anggota Komisi B DPRD Provinsi DKI Jakarta dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Francine Widjojo, menilai Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta belum mampu memenuhi ketersediaan pangan subsidi bagi warga penerima manfaat.

Kritik tajam tersebut disampaikan Francine dalam Rapat Paripurna Pembacaan Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Provinsi DKI Jakarta terhadap Ranperda tentang Penyelenggaraan Sistem Pangan pada Senin (9/2/2026).

Legislator dari partai berlogo gajah ini membeberkan bahwa dirinya banyak menerima aduan masyarakat terkait karut-marut persoalan pangan bersubsidi selama masa reses.

"Fraksi PSI masih menerima aspirasi masyarakat yang berkaitan dengan permasalahan penerimaan pangan subsidi di DKI Jakarta," katanya.

Berdasarkan temuan di lapangan, Francine menyebut warga yang seharusnya menjadi penerima manfaat masih didera kesulitan untuk mengakses pangan murah.

Persoalan teknis seperti sulitnya sistem antrean daring menjadi salah satu kendala utama yang dikeluhkan oleh masyarakat Jakarta.

"Warga banyak mengeluh antrian online sulit dapat barcode pengambilan pangan subisidi. Tidak sampai sepuluh menit, antrian online sudah habis. Jenis pangan bersubsidi yang seharusnya tersedia sebanyak enam komoditas sebagaimana diatur dalam Peraturan Gubernur, pada praktiknya tidak tersedia lengkap di setiap gerai," ungkap Francine.

Padahal, penyediaan enam jenis pangan murah tersebut merupakan kewajiban Pemprov DKI Jakarta dan BUMD pangan sesuai amanat Peraturan Gubernur Nomor 28 Tahun 2022.

Francine juga menyoroti kebijakan pemangkasan anggaran subsidi pangan sekitar Rp370 miliar, yang berdampak langsung pada menyusutnya jangkauan layanan bagi masyarakat.

baca juga

"Pemotongan anggaran subsidi pangan sekitar Rp370 miliar berdampak secara langsung pada menurunnya cakupan layanan program subsidi pangan," ujar Francine.

Kondisi ini dianggap memprihatinkan karena sebelum adanya pemotongan anggaran pun, cakupan subsidi pangan tercatat baru menjangkau 31,85 persen dari total penerima manfaat.

Oleh karena itu, Fraksi PSI mendorong agar Ranperda tentang Sistem Penyelenggaraan Pangan memiliki tata kelola yang mumpuni demi distribusi yang lebih optimal bagi kelompok rentan.

"Sistem Penyelenggaraan Pangan ini harus mengatur tentang dukungan anggaran, mekanisme distribusi, dan tata kelola yang memadai agar pemenuhan hak atas pangan di DKI Jakarta dapat dipenuhi tanpa reduksi serta dapat diperluas cakupan dan jenis kemanfaatannya," tegas Francine.

Selain masalah kebutuhan pokok, ketersediaan pangan subsidi yang merata juga dinilai menjadi kunci utama dalam menekan angka kasus gizi buruk di Ibu Kota.

Francine menekankan bahwa tingkat stunting di Jakarta masih tergolong tinggi sehingga memerlukan penanganan serius melalui distribusi pangan yang tepat sasaran.

Faktanya, tingkat stunting di DKI masih tinggi di angka 17,2 persen," pungkasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gegap Gempita Jakarta Sambut Imlek: Ada 'Kuda Raksasa' hingga Festival Barongsai di Sudirman-Thamrin

Gegap Gempita Jakarta Sambut Imlek: Ada 'Kuda Raksasa' hingga Festival Barongsai di Sudirman-Thamrin

News | Jum'at, 06 Februari 2026 | 15:18 WIB

Pemprov DKI Siapkan 20 Armada Transjabodetabek Blok M-Badara Soetta, Tarif Mulai dari Rp2.000

Pemprov DKI Siapkan 20 Armada Transjabodetabek Blok M-Badara Soetta, Tarif Mulai dari Rp2.000

News | Kamis, 05 Februari 2026 | 13:27 WIB

Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar

Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar

Health | Jum'at, 30 Januari 2026 | 10:24 WIB

Terkini

3 Shio Paling Beruntung Sepanjang Oktober 2026, Kehidupan Membaik dan Berpeluang Sukses

3 Shio Paling Beruntung Sepanjang Oktober 2026, Kehidupan Membaik dan Berpeluang Sukses

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:15 WIB

Bagaimana Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Berdasarkan Weton?

Bagaimana Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Berdasarkan Weton?

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:09 WIB

Trailer Baru The Apothecary Diaries Season 3 Ungkap Lagu Penutup oleh Eve

Trailer Baru The Apothecary Diaries Season 3 Ungkap Lagu Penutup oleh Eve

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:05 WIB

Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!

Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:05 WIB

4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit

4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 06:45 WIB

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 05:58 WIB

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

×