Tim U-23 Thailand harus menyerah 1-3 dari Indonesia pada laga semifinal Piala AFF U-23 2023 di Stadion Rayong, Thailand, kemarin. Walhasil, tim Gajah Putih julukan tim Thailand ini gagal melaju ke final.
Pelatih tim U-23 Thailand, Ithsara Sritaro mengatakan gol cepat dan bunuh diri yang terjadi di babak pertama telah membuat pemainnya tertekan. Begitu gol ketiga Indonesia terjadi, menurutnya mental pemain langsung anjlok.
“Kami kebobolan lebih awal dan gol bunuh diri itu sangat mempengaruhi kami. Kami tidak bisa pulih. Kita tidak bisa menyalahkan orang lain kecuali diri kita sendiri. Para pemain tidak bisa mengatasi tekanan,” kata dia dalam konferensi pers usai pertandingan.
Gol Jeam Kelly Sroyer melalui sepakan dari luar kotak pinalti pada menit ke-9 membuat pendukung tuan rumah terdiam. ‘Garuda Muda’menggandakan keunggulan pada menit ke-23 yang diawali lemparan ke dalam Robi Darwis.
Lamparan jauh Robi disambut sundulan Muhammad Ferrari ke pojok kiri gawang yang tak mampu dihalau kiper Thailand. Empat menit kemudian, Thailand memperkecil skor menjadi 1-2 lewat gol Natcha Promsomboon memaksimalkan sepak pojok.
Indonesia menambah gol pada injury time babak pertama berkat gol bunuh diri pemain Thailand, Natcha Promsomboon yang salah mengantisipasi tendangan Haykal Alhafiz. Di babak kedua, dengan pertahanan yang rapat dan fokus pemain yang masih terjaga, membuat Indonesia mempertahankan keunggulan 3-1 hingga akhir pertandingan